Suasana penanganan Pesawat Garuda Indonesia yang mengalami pecah ban pada salah satu roda utama di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Kamis (3/9/2026). Foto: AP I
"Pesawat jenis Boeing 737-800 tersebut membawa 156 penumpang. Meski mengalami kendala teknis, pesawat berhasil mendarat dengan selamat setelah sebelumnya melakukan go around atau fly pass sebagai bagian dari prosedur keselamatan," kata Pgs General Manager Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Lukman Mardian, dalam keterangannya.
Pihak bandara menerima informasi mengenai kondisi pesawat dari Tower AirNav Indonesia sekitar pukul 07.00 WITA. Mendapat informasi tersebut, pengelola bandara segera menyiagakan personel dan peralatan keselamatan untuk mengantisipasi proses pendaratan.
Sejumlah peralatan yang disiapkan antara lain Airport Rescue and Fire Fighting (ARFF), kendaraan F1 dan F2, Nurse Tender, serta kendaraan pendukung lainnya.
Koordinasi juga dilakukan dengan AirNav Indonesia, tim SAR, Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK), dan Base Rescue Lanud Sultan Hasanuddin untuk memastikan kesiapan seluruh unsur terkait.
Setelah pesawat berhenti, petugas langsung melakukan penanganan dan pemeriksaan untuk memastikan kondisi seluruh penumpang dan awak pesawat.
Sebanyak 156 penumpang kemudian dipindahkan dari pesawat menuju terminal menggunakan empat bus. Proses pemindahan berlangsung aman dan tertib. Penumpang terakhir meninggalkan pesawat pada pukul 09.53 WITA.
Runway Ditutup Sementara
Sebagai bagian dari prosedur keselamatan, Runway 03-21 Bandara Internasional Sultan Hasanuddin sempat ditutup sementara melalui Notice to Airmen (NOTAM) mulai pukul 09.30 hingga 10.30 WITA.
Penutupan dilakukan setelah pesawat dipindahkan ke parking stand di apron untuk menjalani penanganan teknis. Tim teknis landasan kemudian melakukan pemeriksaan terhadap kondisi runway untuk memastikan tidak terdapat gangguan yang dapat membahayakan operasional penerbangan.
Setelah pemeriksaan selesai dan runway dinyatakan aman, Runway 03-21 kembali dibuka dan dapat digunakan untuk melayani penerbangan pada pukul 10.30 WITA.
Lukman menegaskan, kesiapan personel serta koordinasi antarinstansi menjadi bagian penting dalam penanganan setiap kondisi yang berkaitan dengan keselamatan penerbangan.
"Alhamdulillah, GA604 dapat mendarat dengan baik, seluruh penumpang dan awak dalam kondisi aman," kata Lukman.