Tanah Longsor Isolasi 858 Warga di Sidrap Sulawesi Selatan
Thomas Pulungan
JAKARTA, (ERAKINI) – Sebanyak 858 warga di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, terisolasi akibat tanah longsor yang memutus akses jalan antardesa sejak Jumat (26/9/2025). BNPB menyebut hujan deras yang dipicu Siklon Tropis Bualoi membuat upaya penanganan terhambat.
“Hingga Sabtu (27/9), belum ada jalur alternatif yang bisa dilalui warga. Hujan yang masih mengguyur juga menghambat upaya penanganan,” kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, di Jakarta, Senin (29/9).
Tanah longsor terjadi di tujuh dusun wilayah Desa Leppangeng, Kecamatan Pitu Riase, pada Jumat sekitar pukul 08.05 WITA. Material longsor menutup jalan utama sehingga memutus akses ratusan warga.
Meski demikian, BNPB memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Petugas gabungan bersama warga setempat masih berupaya membersihkan material longsor secara manual menggunakan cangkul dan peralatan sederhana, mengingat medan longsor yang cukup curam.
Abdul menjelaskan, peristiwa ini terjadi di tengah kondisi atmosfer yang dipengaruhi beberapa sistem tekanan rendah di belahan bumi utara, termasuk Siklon Tropis Bualoi yang memicu hujan lebat di sejumlah wilayah Indonesia.
BNPB mengimbau masyarakat di daerah rawan bencana untuk tetap waspada terhadap potensi hujan deras yang dapat memicu longsor dan banjir, serta selalu mengikuti informasi resmi dari BMKG maupun BPBD setempat.
















