Semester I 2023, Dinkes Catat 76 Kasus Warga Bengkulu Terinfeksi HIV
Akhmad Baihaqi Arsyad
KOTA BENGKULU, (ERAKINI) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu sejak Januari hingga saat ini menemukan 76 kasus orang terinfeksi Human Immunodeficiency Virus (HIV) di wilayah tersebut. Hal itu disampaikan oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Bengkulu Sri Martiana di Kota Bengkulu, Sabtu (19/8/2023).
"Selama 2023 tim Dinkes Kota Bengkulu menemukan 76 kasus warga terinfeksi HIV," kata Sri Martiana.
Angka tersebut, kata Sri Martiana, menurun jika dibandingkan pada 2022. Adapun kasus pada tahun 2022 tercatat 114 kasus ditemukan dan 6 orang di antaranya meninggal dunia.
Ia mengungkapkan, untuk menekan angka penyebaran HIV di Kota Bengkulu, pihaknya terus melakukan edukasi dan penyuluhan yang bekerjasama dengan yayasan.
Sementara itu, Kabid P2P Dinkes Provinsi Bengkulu Meli Puspasari menjelaskan bahwa tingginya kasus HIV di Bengkulu disebabkan karena pola pergaulan anak muda yang bebas dan tidak menggunakan pengaman saat melakukan hubungan seksual.
“Sebab, sejak Januari hingga Desember 2022 pihaknya menemukan kasus HIV/AIDS di lima wilayah di Provinsi Bengkulu sebanyak 142 kasus dan 14 orang yang meninggal dunia akibat HIV,” katanya.
Untuk kasus HIV yang meninggal dunia, kata dia, disebabkan karena penderita tidak memeriksakan kesehatan, sehingga mengalami komplikasi dan telat menerima pengobatan.
Adapun lima wilayah yang ditemukan kasus HIV, yaitu Kota Bengkulu sebanyak 108 kasus, Kabupaten Bengkulu Selatan dua kasus, Kabupaten Utara tiga kasus.
















