Dedi Mulyadi Ultimatum 2 Preman yang Bacok Pekerja Jembatan Cihambulu Purwakarta
Thomas Pulungan
PURWAKARTA, (ERAKINI) - Mantan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi mengultimatum preman yang membacok pekerja di lokasi perbaikan Jembatan Cihambulu. Dedi minta pelaku segera menyerahkan diri.
"Kalau tidak datang ya mungkin nanti ada surat penangkapan, dan siap-siap diborgol, dijemput polisi,” ujar Dedi di Purwakarta, Jumat (29/3/2024) mengutip Antara.
Dedi Mulyadi mengaku terpaksa harus berurusan dengan preman itu setelah sejumlah pekerja proyek jembatan penghubung Purwakarta-Subang yang berlokasi di Desa Cijunti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta, diintimidasi.
Pengerjaan jembatan penghubung Purwakarta-Subang itu dikerjakan dengan menggunakan dana pribadi Dedi Mulyadi.Perbaikan jembatan itu pun sempat terhambat karena adanya aksi premanisme yang meneror pekerja dan warga setempat.
Sejauh ini baru satu preman, yakni Arifin alias Ipin, yang telah bertemu dan meminta maaf langsung kepada Dedi Mulyadi. Ipin yang berbuat pemalakan dan pemukulan, tetap menjalani proses hukum dan menjalani pemeriksaan di Polres Purwakarta.
Sementara pelaku bernama Ebit dan Erik yang melakukan pemalakan, pengancaman, hingga pembacokan terhadap pekerja, hingga kini belum diketahui keberadaannya. Kedua pelaku diduga melarikan diri ke luar kota usai aksinya viral.

















