Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Pengawasan Praktik Pengoplosan LPG Diperketat
Hendrati Hapsari
SEMARANG, (ERAKINI) - Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Sarif Abdillah meminta pemerintah daerah meningkatkan pengawasan terhadap praktik pengoplosan LPG subsidi di wilayah tersebut.
“Pengawasan tidak sekadar pengendalian ketersediaan dalam jumlah yang memadai, mutu yang baik, maupun harga terjangkau,” kata Sarif Abdillah, Minggu (25/1/2026).
Selain itu, kata dia, pengawasan terhadap ada potensi penimbunan hingga pengoplosan gas bersubsidi ini.

“Apalagi, ini sudah mendekati bulan puasa maupun lebaran,” ungkap Sarif Abdillah.
Terlebih Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jateng baru saja membongkar praktik oplosan gas LPG subsidi di wilayah Semarang.
Kejahatan minyak dan gas bumi (migas) ini melibatkan empat pelaku, dan berpotensi merugikan negara sekira Rp10 Miliar dalam dua bulan terakhir.
Modus operandinya, memindahkan dengan cara menyuntikkan isi gas LPG subsidi 3 kg alias gas melon ke tabung non-subsidi ukuran 5,5 kg, 12 kg hingga 50 kg.


















