85 Warga Semanu Gunungkidul Positif Antraks
Akhmad Baihaqi Arsyad
GUNUNGKIDUL, (ERAKINI) – Penelusuran terhadap warga di Kecamatan Semanu, Kabupaten Gunungkidul yang mengkonsumsi daging sapi positif antraks dilakukan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), guna mengantisipasi penyebaran antraks pada manusia.
Kepala Dinkes Gunungkidul, Dewi Irawaty di Gunungkidul, dikutip dari Antara, Selasa (4/7/2023) mengatakan, berdasarkan penelusuran ada 125 warga yang ikut menyembelih dan mengonsumsi daging sapi yang positif antraks.
"Kami mengambil sampel darah mereka untuk diperiksa lebih lanjut di BBTKLPP (Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit) Yogyakarta. Hasil pemeriksaan menyatakan 85 warga positif antraks, yang bergejala 18 orang," ungkap Dewi.
Dewi mengungkapkan, warga yang diambil sampel darahnya mengalami gejala luka-luka khas antraks. Ada juga yang mengalami diare, mual, pusing, dan sebagainya. Mereka yang bergejala maupun tidak mendapatkan antibiotik sebagai penanganan.
"Namun demikian, tidak ada warga yang harus dirawat di RS karena bergejala," katanya.
Baca juga: Lima Ekor Hewan Ternak Positif Antraks, DPKH Gunungkidul Lakukan Isolasi Terbatas
Sampai saat ini, kata Dewi, Dinkes masih melakukan surveilans di lokasi ditemukannya kasus antraks. "Proses surveilans masih berjalan sampai sekarang, selama dua kali masa inkubasi atau 120 hari sejak laporan diterima," paparnya.
Edukasi ke masyarakat, menurut penilaian Dewi, masih perlu digencarkan. Menurutnya, kasus ini berawal dari perilaku mereka sendiri. Kasus Antraks di Padukuhan Jati baru pertama kali terjadi. Meski demikian pihaknya berharap penularan tidak meluas dan tidak terjadi lagi.
"Mereka diimbau untuk tidak mengonsumsi daging sapi atau kambing yang sakit atau mati mendadak," jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Gunungkidul Wibawanti Wulandari mengatakan, pihaknya melalukan sosialisasi langsung ke warga yang tinggal di lokasi temuan kasus antraks. Pihaknya juga memberikan antibiotik kepada masyarakat.

















