Warga Gubug, Grobogan yang memperlihatkan kondisi terbaru rel kereta api (KA) jalur Semarang-Surabaya di Gubug, Grobogan, Jawa Tengah hari ini, Rabu (22/1/2025). (Foto: Dok Warga Gubug)
Kondisi ini diketahui terjadi usai air luapan banjir menerjang area perlintasan kereta api di wilayah tersebut, Selasa (21/1/2025) pagi. Dari foto yang dikirimkan oleh warga Gubug, nampak rel tersebut amblas dan menggantung karena tanah penyangga rel hanyut terbawa oleh arus banjir.
Sementara itu, pihak KAI pada hari Selasa (21/1/2025) telah memberikan informasi mengenai update penanganan banjir di Kilometer 32+5/7 antara Stasiun Gubug-Stasiun Karangjati, Kabupaten Grobogan.
“Update pukul 08.30 WIB, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang membatalkan 2 perjalanan KA, imbas dampak luapan air akibat banjir yang terjadi di Kilometer 32+5/7, antara Stasiun Gubug - Stasiun Karangjati, Kabupaten Grobogan,” tulis KAI yang dikutip Erakini melalui akun media sosial @KAI121, Rabu (22/1/2025).
Manager Humas KAI Daerah Operasi 4 Semarang Franoto Wibowo mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan upaya penanganan dalam mengatasi luapan air di lokasi terdampak. Proses penanganan terus dilakukan secara intensif, agar jalur dapat segera digunakan kembali.
“Untuk kelancaran operasional dan keselamatan, dilakukan rekayasa pola operasi dengan pengalihan rute perjalanan. KAI berkomitmen untuk mengutamakan keselamatan penumpang dan perjalanan KA, imbas dari luapan air yang terjadi saat ini,” katanya.
Diberitakan sebelumnya bahwa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Grobogan telah melaporkan bahwa ada sebanyak 16 desa dari 7 kecamatan yang terdampak banjir, yaitu: Kecamatan Purwodadi, Kecamatan Gubug, Kecamatan Grobogan, Kecamatan Toroh, Kecamatan Karangrayung, Kecamatan Kedungjati dan Kecamatan Penawangan.
Adapun di wilayah Kecamatan Purwodadi, sejumlah desa yang terdampak yaitu Kelurahan Purwodadi, Kalongan, Desa Ngraji dan Karanganyar.
Sementara, di Kecamatan Grobogan, area yang terdampak banjir yakni Desa Getasrejo, khususnya di lingkungan Sanggarahan.
Selanjutnya di Kecamatan Gubug, desa yang terdampak yaitu Penadaran dan Papanrejo. Kemudian di wilayah Kecamatan Karangrayung, sejumlah desa yang terdampak di antaranya Desa Sumberjosari, Desa Mojoagung.
Di Kecamatan Toroh, banjir melanda Desa Katong, Kenteng, dan Depok. Di Kecamatan Kedungjati, banjir itu melanda Desa Wates dan Kedungjati.