Sapi berukuran besar itu lepas dari ikatan dan berlari hingga ke area perkebunan, membuat warga kesulitan menangkapnya karena hewan tersebut bertingkah agresif dan meloncat-loncat.
“Jenis penyelamatan dan pertolongan darurat, evakuasi sapi yang terlepas,” kata Kepala Dinas DamkarKabupaten Bogor, Yudi Santosa, Kamis (27/5/2026).
Yudi menjelaskan, sapi kurban itu kabur setelah tali pengekangnya terlepas tanpa disadari. Warga yang melihat kejadian tersebut langsung berusaha mengejar dan menangkap sapi, namun hewan itu justru semakin liar dan sulit dikendalikan.
“Para warga yang melihat sapi terlepas itu berusaha menangkapnya, tetapi sapi memberikan reaksi lompat-lompat. Warga khawatir sapi mengamuk dan menyerang warga sekitar,” ujar Yudi.
Karena situasi semakin sulit dikendalikan, salah satu panitia kurban akhirnya menghubungi petugas DamkarKabupaten Bogor untuk meminta bantuan evakuasi.
Petugas kemudian melakukan penanganan secara hati-hati guna menghindari risiko sapi melukai warga maupun petugas di lokasi. Proses evakuasi berlangsung selama sekitar 50 menit sebelum sapi akhirnya berhasil diamankan dan dibawa kembali ke lokasi penyembelihan.
“Sapi berhasil dievakuasi. Proses evakuasi dilakukan selama 50 menit. Situasi kondusif,” katanya.
Tercebur ke Selokan
Sebelumnya, insiden lain juga terjadi di Desa Citaringgul, Kecamatan Babakan Madang. Seekor sapi kurban dilaporkan tercebur ke selokan saat hendak diberi makan oleh pemiliknya.
“Saat pemilik sapi ingin memberi makan, sapi tersebut mengamuk dan meloncat ke selokan,” kata Yudi.
Peristiwa yang terjadi pada Selasa (26/5) itu membuat sapi terjebak di saluran yang cukup dalam hingga tidak bisa bergerak. Pemilik sempat mencoba mengevakuasi sapi secara mandiri, namun mengalami kesulitan karena posisi hewan terlalu dalam.
“Dikarenakan posisi sapi berada di sebelah selokan yang cukup dalam, pemilik sudah berusaha mengangkat atau mengevakuasi sapi tetapi kesulitan,” ujarnya.
Petugas Damkar yang menerima laporan langsung menuju lokasi dan melakukan proses penyelamatan. Setelah sekitar 45 menit, sapi akhirnya berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.
“Situasi akhir kondusif, sapi berhasil dievakuasi,” pungkas Yudi.