Di Balik Aksi Ekstrem Kopral Bagyo, Ada Cinta Tulus untuk TNI
Abdul Rahman Ahdori
SOLO, (ERAKINI) - Duka mendalam menyelimuti keluarga besar TNI dan masyarakat Kota Solo, Jawa Tengah. Kopral Kepala Cpm (Purn) Partika Subagyo Lelono atau yang akrab disapa Kopral Bagyo meninggal dunia pada Kamis (17/7/2025) pukul 14.20 WIB. Dia mengembuskan napas terakhir di rumahnya di Kampung Sumpingan RT 01 RW 06, Kelurahan Kadipiro, Kecamatan Banjarsari, Solo.
Selama ini, Kopral Bagyo dikenal luas sebagai prajurit tangguh, berdedikasi tinggi, dan selalu tampil dengan ciri khas kumis tebal serta guyonan khasnya di media sosial. Dia kerap menunjukan aksi ekstrem hingga membuat orang di sekitarnya terkagum-kagum. Atas aksi-aksinya tersebut, Kopral Bagyo terus diingat oleh masyarakat Indonesia.
Ada beberapa alasan mengapa ia kerap melakukan aksi ekstrem. Dalam sebuah wawancara dengan media pada 2022, Kopral mengatakan bahwa seluruh aksinya dilakukan sebagai bentuk kecintaan dan pengabdian kepada TNI, bukan demi sensasi pribadi.
“Sejak kecil itu saya memang pengin perang. Makanya setelah lulus Sekolah Teknik (setingkat SLTP), saya langsung daftar TNI dan diterima,” tuturnya kala itu.
Prajurit Terkuat dan Pemecah Rekor
Nama Kopral Bagyo mencuat sebagai sosok prajurit super karena aksi-aksi ekstrem yang memecahkan rekor. Ia sempat menerima penghargaan sebagai Prajurit Terkuat TNI AD, yang medali emasnya disematkan langsung oleh Wakil KSAD saat itu, Letjen TNI Johannes Suryo Prabowo. Beberapa aksi ekstremnya bahkan tercatat dalam Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), antara lain:

















