Kegiatan Dialog Interaktif Fakultas Hukum UTM (Foto: Panitia Dialog Interaktif UTM)
BANGKALAN, (ERAKINI) - Bakal calon bupatiBangkalan 2024-2029 yakni Mathur Husyairi dan Luqman Hakim yang diwakili oleh calon wakilnya Fauzan Jakfar menghadiri Dialog Interaktif yang diselenggarakan oleh Fakultas Hukum Universitas Trunojoyo Madura (UTM) di Kec Kamal, Kabupaten , Jawa Timur pada Rabu (18/9/2024). Keduanya memaparkan visi misi di hadapan civitas akademika dan ratusan mahasiswa yang hadir.
Mathur Husyairi merupakan bakal calon bupati yang berpasangan dengan Jayus Salam. Pasangan ini didukung oleh PPP, Partai Gelora dan Partai Bulan Bintang. Mathur-Jayus telah resmi mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bangkalan pada 30 Agustus 2024.
Sedangkan Lukman Hakim berpasangan dengan Fauzan Jakfar dengan dukungan 12 Parpol yakni PDIP, PKB, Partai Demokrat, Partai Nasdem, Partai Gerindra, PAN, Partai Golkar, Partai Hanura, PKS, Perindo, PSI dan Partai Buruh. Keduanya mendaftar ke KPU Bangkalan pada 29 Agustus 2024.
Kedua paslon memanfaatkan kesempatan ini untuk menyampaikan visi dan misi mereka terkait isu-isu strategis di Bangkalan, mulai dari pendidikan, kesehatan, ekonomi, hingga infrastruktur. Mereka juga berdialog langsung dengan para peserta, yang terdiri dari mahasiswa serta akademisi.
Ketua BEM FH UTM, Firman Nurdiansyah, mengatakan, kegiatan tersebut digelar dalam rangka membangun Bangkalan yang lebih baik ke depannya.
"Mahasiswa adalah pemilih rasional, mereka memiliki kemampuan untuk menilai siapa yang lebih cocok dan siap memimpin," ujarnya.
Menurut Firman acara tersebut bukan kampanye, melainkan ruang diskusi bagi mahasiswa dan akademisi untuk mendorong Bangkalan yang lebih maju.
Dalam kesempatan yang sama, Rektor UTM, Dr. Safi’ S.H., M.H., berharap acara tersebut dapat mendorong mahasiswa UTM untuk lebih aktif berpartisipasi dalam Pilkada.
"Saya mengapresiasi BEM FH UTM atas terselenggaranya dialog ini, semoga mahasiswa UTM dapat berperan aktif dalam menciptakan Pilkada yang damai dan demokratis," tuturnya.
Acara ini ditutup dengan harapan besar agar Pilkada 2024 di Bangkalan dapat berlangsung damai dan demokratis, serta menghasilkan pemimpin yang mampu membawa perubahan positif bagi masa depan Bangkalan.