Jangan Ada Money Politics di Muktamar NU
SusiloJumat, 21 Agustus 2026 | 10:48 WIB

Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Ma'ruf Amin mewanti-wanti adanya money politics (politik uang) dalam Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang dijadwalkan berlangsung di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Denanyar, Jombang, Jawa Timur, pada 27-31 Agustus 2026. Ma'ruf Amin menegaskan, Muktamar NU yang prosesnya diwarnai transaksi politik uang akan kehilangan legitimasi atau tidak sah. Menurut Wakil Presiden RI ke-13 ini, praktik transaksional dalam penggalangan suara telah menyimpang dari prinsip dan nilai yang diajarkan para ulama. Adapun politik uang yang dimaksud ialah penggalangan suara secara transaksional untuk memilih paket tertentu, baik calon ketua umum, rais aam, maupun anggota Ahlul Halli Wal Aqdi (AHWA).














