Sri Mulyani bersandar di bahu sang suami, Tony Sumartono, saat ratusan pegawai Kemenkeu menyanyikan lagu Bahasa Kalbu, saat acara perpisahan, Selasa (9/9/2025). Foto: Potongan Video
JAKARTA, (ERAKINI) - Suasana haru dan banjir air mata melepas kepergian Sri Mulyani usai serah terima jabatan Menteri Keuangan (Menkeu) kepada Purbaya Yudhi Sadewa di Gedung Kemenkeu, Jakarta, Selasa (9/9/2025)
"Terima kasih, ibu. Percayalah, semangat ibu akan jadi selalu pelita, menerangi perjalanan kami ke depannya," ujar perwakilan pegawaiKemenkeu, dalam sambutannya saat melepas Sri Mulyani.
"Terima kasih, ibu," tutupnya. Sri Mulyani yang turut didampingi sang suami, Tony Sumartono, tampak tak kuat menahan air mata. Air matanya langsung menetes dan tak bisa berkata apa-apa. Terlihat bibirnya seakan mengucap, terima kasih, terima kasih.
Suasana semakin merinding ketika ratusan pegawai seketika kompak menyanyikan lagu 'Bahasa Kalbu' yang dipopulerkan Titi Dj.
hmm.. Di dalam senyummu
Kudengar bahasa kalbu
Mengalun bening menggetarkan
Kini dirimu yang selalu
Bertahta di benakku
Dan aku kan mengiringi
Bersama disetiap langkahmu
Percayalah hanya diriku paling mengerti
Kegelisahan jiwamu kasih dan arti kata kecewamu
Kasih yakinlah hanya aku yang paling memahami
Besar arti kejujuran diri indah satu sanubari kasih....percayalah ......
Mendengar lagu itu, Sri Mulyani semakin tidak mampu menahan haru. Air matanya kembali pecah. Ia pun sempat bersandar di bahu sang suami, Tony Sumartono, yang berdiri di sampingnya.
Sri Mulyani hari ini resmi mengakhiri masa jabatannya sebagai Menkeu. Sri Mulyani yang pernah dinobatkan sebagai Menteri Keuangan Terbaik Asia oleh Emerging Markets pada 18 September 2006, sudah menakhodai kantor bendahara negara itu sejak era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Presiden Jokowi, hingga Presiden Prabowo.
Sri Mulyani pertama kali menjabat Menkeu pada 5 Desember 2005, ketika SBY mengumumkan perombakan kabinet. Sri Mulyani saat itu dipindahkan menjadi Menkeu menggantikan Jusuf Anwar.
Pada tahun 2008 ia sempat menjabat sebagai Pelaksana Tugas Menteri Koordinator Bidang Perekonomian setelah Menko Perekonomian Boediono dilantik sebagai Gubernur Bank Indonesia.
Setelah SBY terpilih kembali menjadi Presiden tahun 2009, Sri Mulyani ditunjuk lagi menjadi Menteri Keuangan. Namun ia terkena reshuffle. Pada 5 Mei 2010, Sri Mulyani kemudian ditunjuk menjadi Direktur Pelaksana Bank Dunia.
Ia dipanggil kembali oleh Presiden Jokowi untuk menjabat sebagai Menteri Keuangan menggantikan Bambang Brodjonegoro sejak sejak 27 Juli 2016. Posisi itu ia emban hingga dua periode masa pemerintahan Jokowi.
Pada Oktober 2024, ketika Presiden Prabowo mengumumkan Kabinet Merah Putih, Sri Mulyani kembali menduduki kursi nomor 1 di Kemenkeu. Jabatan itu diduduki Sri Mulyani hingga hari ini.