Naik 0,10 Persen, Rupiah Menguat ke Level Rp16.220
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat menguat ke level Rp16.220 pada perdagangan, Selasa (23/4/2024) kemarin.
Mengutip data Bloomberg, Rabu (24/4/2024), pada pukul 15.00 WIB kemarin, mata uang rupiah menutup perdagangan dengan kenaikan sebesar 0,10% dengan indeks dolar tercatat turun 0,11% ke level 105.800.
Direktur Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi mengatakan, meskipun rupiah mulai menguat, dolar masih tinggi. Salah satu penyebabnya karena semakin banyak berinvestasi pada greenback. Penyebab lainnnya yaitu konflik antara Israel dan Iran.
“Yang jelas Investor sedang menunggu rilis angka produk domestik bruto AS dan data pengeluaran konsumsi pribadi bulan Maret 2024 ukuran inflasi pilihan The Fed pada akhir pekan ini untuk menilai arah kebijakan moneter,” ujarnya dalam keterangan resminya.
Tak hanya itu, penyebab menguatnya rupiah yaitu kondisi politik di Indonesia yang berjalan kondusif. Terutama usai MK membacakan putusan gugatan Pilpres 2024 pada Senin (22/4/2024).
Menurut Ibrahim, keputusan MK ini cenderung diterima oleh sebagian masyarakat dan relatif tidak menimbulkan gejolak politik maupun sosial. Stabilitas seperti inilah yang memberikan insentif positif karena tingkat resiko menjadi kecil, sehingga sisi kepastian investasi dan ekonomi menjadi lebih terukur.
















