Perdana, Presiden Prabowo Sampaikan Pidato Langsung KEM-PPKF RAPBN 2027 di Rapat Paripurna DPR RI
Thomas Pulungan
JAKARTA, (ERAKINI) –

JAKARTA, (ERAKINI) –


Prabowo tiba di Gedung Nusantara, Kompleks MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Rabu (20/5/2026) pagi untuk menyampaikan langsung Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) RAPBN 2027.
Presiden tiba sekitar pukul 09.32 WIB dan disambut Ketua DPR RI Puan Maharani di pelataran Gedung Nusantara. Turut menyambut Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Prabowo kemudian berjalan bersama Puan menuju ruang sidang sebelum berfoto bersama Gibran serta Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad dan Saan Mustopa.
Dalam pidatonya yang dijadwalkan berlangsung sekitar pukul 10.00 WIB, Presiden Prabowo akan memaparkan sejumlah asumsi dasar ekonomi makro RAPBN 2027. Asumsi tersebut mencakup target pertumbuhan ekonomi, inflasi, suku bunga Surat Berharga Negara (SBN), nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, harga minyak mentah Indonesia, hingga target lifting minyak dan gas bumi.
Selain itu, Presiden juga diperkirakan menyampaikan berbagai sasaran pembangunan nasional tahun 2027, mulai dari tingkat kemiskinan, pengangguran terbuka, rasio gini, indeks modal manusia, indeks kesejahteraan petani, hingga proporsi penciptaan lapangan kerja formal.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan, alasan Presiden Prabowo menyampaikan langsung pidatonya karena tanggal 20 bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional. "Presiden ingin memanfaatkan momentum untuk sekali lagi kita menyatukan pandangan dan kekuatan sebagai satu bangsa, terutama di dalam menjalankan tugas menjaga perekonomian bangsa kita,” kata Prasetyo Hadi.
Rapat Paripurna DPR RI hari ini membahas tiga agenda utama, yakni penyampaian KEM-PPKF RAPBN 2027 oleh pemerintah, laporan Badan Legislasi DPR RI terkait evaluasi perubahan kedua Prolegnas RUU Prioritas 2026, serta pandangan fraksi-fraksi terhadap revisi Undang-Undang Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Sejumlah menteri Kabinet Merah Putih turut mendampingi Presiden dalam rapat tersebut, di antaranya Airlangga Hartarto, Agus Harimurti Yudhoyono, Pratikno, Muhaimin Iskandar, serta Djamari Chaniago. Hadir pula Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Luar Negeri Sugiono, serta sejumlah pejabat negara lainnya.




