Garuda Indonesia Dapat Dana Segar Rp6,6 Triliun dari Danantara
Thomas Pulungan
JAKARTA, (ERAKINI) - PT Danantara Asset Management (Persero), entitas di bawah Danantara Indonesia, menyalurkan pinjaman pemegang saham (shareholder loan) senilai Rp6,65 triliun atau sekitar USD405 juta kepada PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Dana ini akan digunakan untuk restrukturisasi menyeluruh perusahaan penerbangan pelat merah tersebut.
Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia, Dony Oskaria, menjelaskan bahwa penyaluran dana ini merupakan bentuk nyata dari pendekatan baru dalam mendukung transformasi Garuda Indonesia. Pendekatan tersebut dilakukan secara profesional, terukur, dan berdasarkan prinsip tata kelola perusahaan yang baik.
“Penyaluran dana ini adalah bentuk nyata dari mandat transformasi yang kami emban. Kami bukan sekadar memberikan pendanaan, namun hadir sebagai pemegang saham dengan mandat yang jelas dan pendekatan institusional,” kata Dony, Selasa (24/6/2025).
Kata dia, dana tersebut akan digunakan untuk kebutuhan pemeliharaan, perbaikan, dan pemeriksaan (maintenance, repair and overhaul/MRO) armada. Langkah ini merupakan bagian dari dukungan pendanaan jangka panjang yang totalnya mencapai sekitar USD1 miliar.
Lebih lanjut, Dony menambahkan bahwa Danantara Indonesia akan memastikan proses transformasi berlangsung sesuai rencana. Evaluasi terhadap setiap tahap transformasi akan dilakukan secara berkala, guna menjamin capaian yang akuntabel dan keberlangsungan operasional, termasuk peningkatan kualitas layanan Garuda Indonesia dan anak usahanya, Citilink.

















