Kondisi Kuku Membusuk, 14 Ekor Sapi di Aceh Besar Mati Mendadak
Akhmad Baihaqi Arsyad
BANDA ACEH, (ERAKINI) - Sebanyak 14 ekor sapi ternak warga di desa Gampong Blang Kiree, Kecamatan Darul Kamal, Kabupaten Aceh Besar mati mendadak dalam kondisi kuku membusuk sepanjang 2 minggu terakhir ini.
Pemerintahan setempat menyatakan, belasan ekor sapi ternak warga yang mati mendadak itu diduga terserang penyakit mulut dan kuku (PMK).
Keuchik (Kepala Desa) Blang Kiree Nazaruddin di Aceh Besar, Selasa (21/11/2023) mengungkapkan bahwa belasan ekor sapi tersebut mati dalam kondisi kuku membusuk serta tidak bisa makan. Kondisi tersebut, menurutnya, sudah berlangsung selama dua pekan terakhir.
"Sampai saat ini kami mencatat ada 14 ekor sapi mati mendadak sejak dua minggu terakhir. Kebanyakan sapi mati tersebut berusia remaja dengan kondisi kuku membusuk serta mulut mengeluarkan cairan," katanya.
Persoalan tersebut, kata Nazaruddin, sudah ditangani oleh tim kesehatan hewan Pemerintah Kabupaten Aceh Besar. Tim kesehatan hewan juga sudah melakukan penyuntikan sapi yang sakit serta penyemprotan kadang-kadang ternak.
"Kami mengapresiasi gerak cepat tim kesehatan hewan ternak Pemerintah Kabupaten Aceh Besar termasuk pihak kecamatan yang langsung turun tangan menangani kejadian sapi mati mendadak tersebut," kata Nazaruddin.
Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kecamatan Darul Kamal, Kabupaten Aceh Besar, Hamdani mengatakan belasan sapi mati tersebut kebanyakan usia remaja. Sementara indukan, walau mengalami , bengkak, dan berdarah, namun tidak mengalami kematian.


















