Ternyata Ini Biang Kerok Harga Tiket Pesawat Mahal
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) – Maskapai penerbangan menjadi pilihan masyarakat untuk melakukan mobilitas ke dalam atau ke luar negeri. Pesawat sebagai mode transportasi udara dipilih karena mampu memangkas waktu secara tajam, terlebih harganya yang masih terjangkau.
Namun belakangan, pengguna pesawat mengeluhkan harga tiket yang dinilai semakin melambung tinggi. Bahkan, masalah ini tampaknya masih belum menemukan solusi.
Lalu apa penyebab harga tiket pesawat melambung tinggi?
Anggota Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Budi Joyo Santoso mengatakan, biang kerok harga tiket pesawat tinggi diantarnya karena tata kelola avtur.
"Harganya mahal dan distribusinya didominasi monopoli," katanya dalam keterangan tertulis, Senin (23/9/2024).
Menurut Budi, formulasi harga avtur yang diatur dalam Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 17 K/10/MEM/2019 perlu ditinjau ulang.
"Beberapa komponen dalam konstanta Rp3.581/liter sudah tidak relevan, seperti acuan harga terjauh bagi pengangkutan dan penyimpanan," tuturnya.

















