Harga BBM di SPBU Pertamina, Shell, BP, dan Vivo Kompak Turun Mulai 1 Februari, Cek Selengkapnya!
Thomas Pulungan








Begitu juga dengan harga Pertamax Green (RON 95) yang turun menjadi Rp12.450 per liter dari Rp13.150. Pertamax Turbo (RON 98) juga sama, turun ke angka Rp12.700 dari Rp13.400 per liter.
Penurunan harga juga terjadi pada produk Dex Series. Harga Dexlite (CN 51) turun dari Rp13.500 per liter menjadi Rp13.250 per liter, sedangkan Pertamina Dex (CN 53) turun tipis dari Rp13.600 per liter menjadi Rp13.500 per liter.
Sementara itu, BBM penugasan dan subsidi tidak mengalami perubahan harga. Pertalite tetap dijual dengan harga Rp10.000 per liter, dan Biosolar bertahan di Rp6.800 per liter.
Penyesuaian harga BBM tersebut dilakukan dalam rangka mengimplementasikan Keputusan Menteri ESDM Nomor 245.K/MG.01/MEM.M/2022, sebagai perubahan atas Kepmen ESDM Nomor 62 K/12/MEM/2020. Aturan ini mengatur formula harga dasar dalam perhitungan harga jual eceran BBM jenis bensin dan minyak solar yang disalurkan melalui SPBU.
Tak hanya Pertamina, Shell juga melakukan penyesuaian harga BBM meski di sejumlah daerah masih mengalami kelangkaan stok. Harga Shell Super turun dari Rp12.700 per liter menjadi Rp12.050 per liter.
Sementara Shell V-Power turun dari Rp13.190 per liter menjadi Rp12.500 per liter. Untuk Shell V-Power Diesel, harga turun sebesar Rp260 per liter, dari Rp13.860 menjadi Rp13.600 per liter mulai 1 Februari 2026. Adapun Shell V-Power Nitro+ juga mengalami penurunan harga dari Rp13.480 per liter menjadi Rp12.720 per liter.
Penyesuaian serupa turut dilakukan oleh bp Indonesia. Dikutip dari laman resmi bp Indonesia, harga BP 92 turun dari Rp12.500 per liter menjadi Rp12.050 per liter.
Selanjutnya, BP Ultimate turun dari Rp13.190 per liter menjadi Rp12.500 per liter. Sementara BP Ultimate Diesel mengalami penurunan dari Rp13.860 per liter menjadi Rp13.600 per liter mulai Februari 2026.
Di sisi lain, stok BBM jenis Revvo 95 di SPBU Vivo kembali tersedia sejak kehabisan stok pada akhir 2025. "Akhirnya kembali. Revvo 95 sudah tersedia lagi di SPBU VIVO," tulis akun resmi Instagram SPBU Vivo.
Vivo juga mengumumkan penurunan harga. Revvo 92 dipatok seharga Rp12.050 per liter mulai 1 Februari 2026. Sementara Diesel Primus Plus dijual Rp13.600, dan Revvo 95 dibanderol Rp12.500 per liter.
Pada Januari, harga Revvo 92 dipatok Rp12.700, dan Diesel Primus Plus Rp13.610 per liter. Adapun varian Revvo 95 tidak tersedia pada Januari 2026.
Berikut daftar lengkap harga BBM terbaru di SPBU Pertamina, Shell, bp Indonesia, dan Vivo mulai 1 Februari 2026:
Harga BBM Pertamina (Jabodetabek)
Pertamax (RON 92): Rp11.800 per liter (sebelumnya Rp12.350)
Pertamax Green (RON 95): Rp12.450 per liter (sebelumnya Rp13.150)
Pertamax Turbo (RON 98): Rp12.700 per liter (sebelumnya Rp13.400)
Dexlite (CN 51): Rp13.250 per liter (sebelumnya Rp13.500)
Pertamina Dex (CN 53): Rp13.500 per liter (sebelumnya Rp13.600)
Pertalite: Rp10.000 per liter (tidak berubah)
Biosolar: Rp6.800 per liter (tidak berubah)
Harga BBM Shell
Shell Super: Rp12.050 per liter (sebelumnya Rp12.700)
Shell V-Power: Rp12.500 per liter (sebelumnya Rp13.190)
Shell V-Power Diesel: Rp13.600 per liter (sebelumnya Rp13.860)
Shell V-Power Nitro+: Rp12.720 per liter (sebelumnya Rp13.480)
Harga BBM BP Indonesia
BP 92: Rp12.050 per liter (sebelumnya Rp12.500)
BP Ultimate: Rp12.500 per liter (sebelumnya Rp13.190)
BP Ultimate Diesel: Rp13.600 per liter (sebelumnya Rp13.860)
Harga BBM Vivo
Revvo 92: Rp12.050 per liter (sebelumnya Rp12.700)
Revvo 95: Rp12.500 per liter (sebelumnya tidak tersedia)
Diesel Primus Plus: Rp13.600 per liter (sebelumnya 13.610).

