RUPSLB PT Bank Mandiri menunjuk Riduan sebagai Direktur Utama menggantikan Darmawan Junaidi, Senin (4/8/2025). Foto: Ist
JAKARTA, (ERAKINI) - Riduan didapuk memimpin salah satu bank terbesar di Tanah Air, Bank Mandiri. Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Bank Mandiri yang digelar Senin (4/8/2025), menunjuk pria kelahiran Palembang, 5 November 1970 ini sebagai Direktur Utama () menggantikan Darmawan Junaidi.
Penunjukan ini menjadi momen penting dalam perjalanan panjang Riduan yang telah puluhan tahun meniti karier dari bawah di industri keuangan nasional. Sosok Riduan menjadi simbol kesinambungan dan pembaruan. Dari seorang anak muda Palembang yang belajar ekonomi akuntansi di universitas negeri, kini menduduki kursi tertinggi di bank pelat merah terbesar. Tongkat kepemimpinan utama resmi berada di tangan Riduan.
Dengan pengalamannya yang matang dan rekam jejak yang teruji, Riduan diharapkan mampu membawa Bank Mandiri melangkah lebih jauh dalam memperkuat ekonomi kerakyatan dan mendorong Indonesia menuju kemajuan yang lebih inklusif.
Dirangkum Erakini, Riduan bukanlah nama asing di dunia perbankan, termasuk Bank Mandiri. Sejak muda, Riduan telah menunjukkan ketertarikannya pada dunia ekonomi. Ia menempuh pendidikan sarjana di kota kelahirannya, yakni Jurusan Ekonomi Akuntansi, Universitas Sriwijaya (UNSRI), Palembang. Tak berhenti di situ, ia pun melanjutkan studi magister di universitas yang sama, mengambil program Magister Manajemen sebagai bekal untuk perjalanan profesionalnya ke depan.
Karier Riduan mulai menanjak ketika dipercaya menjabat sebagai Direktur Keuangan dan Investasi di PT Askes (Persero) dari tahun 2013 hingga 2016. Dari institusi pelayanan kesehatan nasional, ia kemudian beralih ke dunia perbankan dan dipercaya memimpin sebagai Regional CEO II/Sumatera 2 di Bank Mandiri.
Dedikasinya yang konsisten membuat Riduan terus menapaki tangga karier. Hanya dalam waktu satu tahun, ia naik jabatan menjadi Senior Executive Vice President (SEVP) Middle Corporate. Ia dikenal sebagai sosok yang tenang, pekerja keras, dan mampu membangun kepercayaan di lingkungan kerja.
Prestasi dan kontribusinya membawa Riduan masuk ke jajaran direksi sebagai Direktur Commercial Banking, sebelum kemudian dipercaya menjadi Direktur Corporate Banking lewat keputusan RUPST pada 7 Maret 2024.
Riduan dikenal sebagai pemimpin yang tangguh menghadapi krisis. Saat pandemi COVID-19 melanda dan mengguncang perekonomian global pada 2020, Riduan termasuk dalam jajaran manajemen yang berupaya keras menjaga stabilitas perusahaan. Kala itu, laba bersih Bank Mandiri sempat anjlok hingga 37,7 persen secara tahunan (yoy), menjadi Rp17,1 triliun.
Namun, dari titik terendah itu, Riduan turut mengawal kebangkitan Bank Mandiri. Pada 2021, laba bersih melonjak menjadi Rp28,03 triliun, naik 66,8 persen yoy. Tren positif terus berlanjut, dengan catatan laba Rp41,2 triliun pada 2022 dan Rp55,1 triliun pada 2023. Tahun lalu, Mandiri mencatatkan laba Rp55,8 triliun, dan di kuartal I 2025 laba bersih kembali tumbuh 3,9 persen menjadi Rp13,2 triliun.
Selain posisi Dirut, sejumlah jajaran komisaris dan direksi juga mengalamai perubahan. Henry Panjaitan kini ditunjuk sebagai Wadirut. Corporate Secretary Bank Mandiri M Ashidiq Iswara atau Ossy mengungkapkan bahwa perubahan jajaran direksi ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan.
“Komposisi pengurus yang tepat akan memberikan nilai tambah bagi strategi bisnis jangka panjang Bank Mandiri, serta memperkuat daya saing di tengah lanskap industri yang terus berubah,” kata Ossy.
Perubahan kepengurusan ini juga bertujuan memperkuat struktur organisasi, mempercepat pengambilan keputusan strategis, serta menjaga perusahaan tetap adaptif terhadap dinamika industri dan tantangan ke depan.
Berikut Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Bank Mandiri hasil RUPSLB: Dewan Komisaris
Komisaris Utama/Independen: Kuswiyoto
Wakil Komisaris Utama/Independen: Zainudin Amali
Komisaris: Muhammad Yusuf Ateh
Komisaris: Luky Alfirman*
Komisaris: Yuliot*
Komisaris Independen: Mia Amiati*
Komisaris Independen: Zulkifli Zaini*
Dewan Direksi Direktur Utama: Riduan*
Wakil Direktur Utama: Henry Panjaitan*
Direktur Operations: Timothy Utama
Direktur Information Technology: Sunarto Xie*
Direktur Human Capital & Compliance : Eka Fitria
Direktur Risk Management: Danis Subyantoro
Direktur Commercial Banking: Totok Priyambodo
Direktur Corporate Banking: M. Rizaldi*
Direktur Consumer Banking: Saptari*
Direktur Network & Retail Funding : Jan Winston Tambunan*
Direktur Treasury & International Banking: Ari Rizaldi*
Direktur Finance & Strategy: Novita Widya Anggraini*
Sebagian Dewan Komisaris dan Direksi yang ditetapkan dalam RUPSLB ini (tanda *), baru berlaku menjabat efektif setelah mendapat persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atas Penilaian Uji Kemampuan dan Kepatutan serta memenuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku.