Shuttle bus yang disediakan untuk para penonton selama pelaksanaan Piala Dunia (PD) U-17 di Kota Surabaya pada 10 November-2 Desember 2023. (Foto: Antara/HO-Diskominfo Surabaya)
SURABAYA, (ERAKINI) - Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya menyediakan sarana transportasigratis berupa 110 unit shuttle bus untuk para penonton selama Piala Dunia U-17 yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) pada 10 November hingga 2 Desember 2023.
"Penonton bisa menggunakan sarana tersebut secara gratis selama pertandingan Piala Dunia U-17 berlangsung di Kota Surabaya," kata Tundjung Iswandaru.
Shuttle bus tersebut, kata dia, akan disebar di 6 titik pemberhentian di antaranya Balai Kota, Terminal Intermoda Joyoboyo (TIJ), Terminal Tambak Osowilangun (TOW), Terminal Benowo, tempat pengujian kendaraan bermotor Tandes, dan Ciputra World (Ciwo).
"Gratis selama Piala Dunia U-17, karena kan penonton dilarang membawa kendaraan roda empat dan roda dua, tidak boleh masuk area stadion. Jadi parkirnya bisanya di luar stadion, tetapi kami menyiapkan shuttle bus itu," kata Tundjung.
Oleh karena itu, Tundjung mengimbau kepada masyarakat yang akan menggunakan shuttle bus untuk menyaksikan Piala Dunia U-17 di Stadion GBT bisa datang lebih awal di titik penjemputan. Sebab pukul 12.00 WIB shuttle bus sudah mulai bergerak dari titik-titik tersebut menuju ke Stadion GBT.
Tandjung mengungkapkan, masyarakat tak perlu khawatir tertinggal karena shuttle bus tersebut akan datang silih berganti. Menurutnya, estimasinya satu unit bus akan datang dalam jangka waktu sekitar 30 menit sekali.
"Jadi dia bisa bolak-balik, harapannya semua bisa terangkut. Kurang lebih armadanya 110-an, kapasitasnya 60 penumpang maksimal. Waktu tunggunya setengah jam, kalau yang dekat itu bisa setengah jam, seperti di Tandes dan Osowilangun. Tapi kalau di Joyoboyo mungkin agak lebih lama," ucapnya.
Selain itu, Tundjung menjelaskan bahwa nantinya juga akan ada kantong parkir khusus untuk kendaraan roda dua. Rencananya, Dishub Kota Surabaya akan bekerja sama dengan warga sekitar untuk menyiapkan lahan parkir tersebut.
Kantong-kantong parkir itu, kata dia, akan diberi tanda dan rambu-rambu khusus oleh Dishub Kota Surabaya. Nantinya, Dishub Kota Surabaya juga akan menyesuaikan tarif parkir yang sesuai dengan ketentuan peraturan daerah, tujuannya adalah untuk mencegah adanya oknum menarif lebih tinggi.
"Nanti kami komunikasikan dengan kecamatan dan polsek untuk disamaratakan tarifnya, sehingga tidak sampai ada yang menarik tarif lebih mahal," ujarnya.