Hari Ini Rupiah Melemah Jadi Rp 15.150 Per Dolar AS
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI)-Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar AS yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Senin (10/7/2023) pagi, melemah 0,05 persen atau 7 poin menjadi Rp15.150 per dolar AS dari sebelumnya Rp15.143 per dolar AS.
Naik turun nilai Rupiah memang bukanlah hal baru bagi kondisi keuangan negara kita. Lika liku perjalanan panjang dari masa ke masa telah negara lalui dan berhasil menguatkannya kembali.
Dilihat dari sejarahnya, nilai Rupiah pernah berada pada nilai Rp1.997 di tahun 1991. Namun kekuatan ini tidak bertahan lama hingga mengalami puncaknya pada Juni 1998 dimana nilai Rupiah jatuh pada angka Rp16.650 yang berakibat krisis moneter dan menjadikan angka ini sebagai nilai terendah Rupiah sepanjang sejarah Indonesia hingga saat ini.
Setelah mengalami masa sulit, Indonesia akhirnya bangkit dan didukung oleh nilai Rupiah yang mencapai Rp8.500 selama 3 tahun, tepatnya di tahun 2010 hingga 2012. Sedangkan di akhir April 2018 lagi-lagi nilai Rupiah lemah kembali menjadi Rp13.800 akibat nilai Dolar yang menguat secara global dan kini di bulan Maret 2020 nilai tukar Rupiah mencapai Rp16.000 atau mendekati nilai saat krisis moneter di tahun 1998.
Persoalan naik turunnya nilai Rupiah bukanlah persoalan sederhana. Banyak faktor yang menjadi penyebab terhadap pelemahan nilai Rupiah baik dari sisi internal maupun eksternal.
Kondisi ekonomi sebuah negara juga menjadi salah satu hal penting yang menjadi penyebabnya. Setidaknya ada 4 faktor yang menjadi penyebab turunnya nilai di tengah kondisi Indonesia saat ini.

















