Kembali setelah 28 Tahun, Ini Deretan Pesawat Canggih yang Hadir di Bali International Airshow 2024
Thomas Pulungan
BALI, (ERAKINI) - Bali International Airshow (BIAS 2024) resmi dibuka di apron selatan , Bali. akan berlangsung 18-21 September 2024.

BALI, (ERAKINI) - Bali International Airshow (BIAS 2024) resmi dibuka di apron selatan , Bali. akan berlangsung 18-21 September 2024.






Selain pameran kedirgantaraan, terdapat juga aksi-aksi aerobatik dari tim penerbang angkatan udara. Berbagai perusahaan terkemuka dunia juga turut berpartisipasi dalam ajang ini. Seperti Airbus, Bell Helicopters, Boeing, Brahmos, Dassault Aviation, Embraer, Garuda Indonesia, Leonardo, Lion Air, MBDA, PT DI, Textron Aviation, dan Thales.
Sekitar 16 jenis pesawat canggih dihadirkan di ajang ini. TNI AU menyumbang pesawat terbanyak yakni jenis Sukhoi SU30, F16, Casa 212, EMB-314 Super Tucano, EC 725 dan C130J. Lalu, Vela Aero menampilkan Vela Alpha, PT Dirgantara Indonesia menampilkan N219, serta PT LEN Industri menghadirkan Tactical UAV.
Sementara itu, Royal Australian Air Force membawa 2 pesawat jetnya paling canggih di dunia saat ini, yakni F-35A Lightning II. Kemudian ada Airbus A400M, Bell 407 Textron Skyhawk 172SP Amphibian, serta AS3655 Dauphin milik Basarnas.
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menkomarves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan ajang ini mencerminkan kekuatan Indonesia di industri dirgantara global.
“Pertunjukan dirgantara ini menunjukkan kekuatan kita untuk bersaing dan menjadi pemain global terkemuka di industri dirgantara. Saya menggarisbawahi upaya kita untuk memetakan masa depan sektor penerbangan yang lebih cerah dan berkelanjutan,” ujar Luhut, Rabu (18/9/2024).
Menurut Luhut, kembalinya pameran kedirgantaraan internasional ini setelah 28 tahun, menjadi momentum bersejarah dan kesempatan strategis untuk menunjukkan kedirgantaraan Indonesia.
“Terakhir kita ada tahun 1996, jadi 28 tahun yang lalu. Kenapa kita buat sekarang? Karena kita ingin Indonesia masuk peta industri pesawat terbang, dan kita rancanglah dua tahun lalu (acara ini),” katanya.
Luhut menilai, kehadiran sekitar 100 perusahaan dirgantara global ke Bali International Airshow 2024 ini menunjukkan bahwa ajang kali ini lebih dari sekadar pameran.
“Ini merupakan titik balik strategis bagi kedirgantaraan Indonesia. Kami sangat bangga menyaksikan reputasi dan kemajuan Indonesia, penerbangan Indonesia, industri dirgantara, produk-produk berkualitas tinggi ditampilkan di pameran ini,” tegasnya.
Kata dia, pesawat N219 karya PT Dirgantara Indonesia dan pesawat nir awak canggih dari PT LEN, menjadi contoh kemampuan Indonesia bersaing di industri ini.
“Kemajuan ini merupakan bukti komitmen pemerintah Indonesia untuk mempromosikan konten lokal di seluruh industri, memastikan bahwa inovasi kita tidak hanya berkelas dunia, namun juga berakar pada keahlian dan sumber daya dalam negeri,” ucapnya.
“Bali International Airshow adalah kesempatan bagi Indonesia dan mitra strategis untuk memberikan dukungan, kolaborasi dan kemitraan, dan saya yakin forum pameran dan dialog ini akan memainkan peran penting dalam industri penerbangan Indonesia dan kawasan,” pungkasnya..
