Penrajin batik sedang membuat batik bertema Natal (Foto: Ist)
KULON PROGO, (ERAKINI) – Pengusaha batik di Kulon Progo, Yogyakarta memanfaatkan momen Natal untuk menghadirkan karya terbaru bertema Natal seperti gambar Sinterklas dan pohon cemara. Batik ini banyak di pesan masyarakat yang akan merayakan untuk digunakan saat ibadah hingga digunakan untuk kado.
Pengrajin batik dari Sembung Batik, Bayu Permadi mengatakan, hasil karya mereka ternyata laris di pasaran, bahkan menarik perhatian banyak pembeli, terutama hari-hari menjelang Natal. Dia menuturkan, pembuatan batik dengan motif Natal sudah menjadi tradisi mereka setiap tahunnya.
“Sebenarnya saya setiap tahun mencari momentum-momentum tertentu yang bisa kami kemas menjadi ide batik. Karena bulan Desember ini bertepatan dengan Natal, kami bikin batik motif Natal,” ujarnya saat diwawancarai, Selasa (24/12/2024).
BatikNatal karya Sembung Batik, kata Bayu, mengusung konsep semangat Natal yang penuh kemeriahan. Pada setiap helai batik itu, terdapat ornamen-ornamen khas Natal seperti gambar Sinterklas, pohon Natal, kado, dan lampion.
Soal tingkat kesulitan, Bayu mengakui pembuatan BatikNatal ini cukup rumit karena pihaknya ingin tema Natal yang diusung benar-benar hidup dalam setiap detail ornamen yang ada.
“Prosesnya memang ada beberapa kesulitan, meskipun ornamen-ornamen tetap harus ditonjolkan dengan sisi uniknya. Kami berusaha agar tema Natalnya terasa lebih kuat dibandingkan batik lainnya,” tuturnya.
Keberhasilan dalam menciptakan BatikNatal yang menarik ternyata berbuah manis. Bayu mengungkapkan bahwa dari 100 helai batik yang dibuat sejak awal Desember 2024, kini hanya tersisa sekitar 15 hingga 20 helai.
“Kita sediakan sekitar 100 pcs, Alhamdulillah sekarang tinggal paling 15 sampai 20 pcs yang tersisa. Kebanyakan dipesan oleh masyarakat dari Indonesia Timur yang mayoritas beragama Kristiani,” katanya.
Harga BatikNatal karya Sembung Batik bervariasi, mulai dari Rp300 ribu hingga Rp500 ribu, tergantung pada tingkat kesulitan dalam proses pembuatannya. Bayu juga menambahkan bahwa BatikNatal edisi tahun lalu juga habis terjual (sold out), yang semakin menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap produk batik bertema Natal ini.
BatikNatal karya Sembung Batik ini menawarkan sesuatu yang unik dan bernilai seni tinggi, menjadikannya pilihan tepat untuk merayakan Natal dengan sentuhan khas budaya Indonesia.