Ilustrasi – Kereta api (KA) kelas ekonomi new generation. Ada 5 KA Ekonomi paling diminati dari Semarang dan Surabaya selama angkutan Lebaran 2025 per 18 Maret pukul 07.00 WIB. (Foto: KAI)
JAKARTA, (ERAKINI) – Sebanyak 4.591.510 tempat duduk disediakan oleh KAI untuk periode Lebaran 2025 yaitu 21 Maret hingga 11 April 2025. Dari jumlah tersebut, 2.752.310 tempat duduk atau sekitar 59,94% dialokasikan untuk kereta kelas ekonomi.
Hal itu disampaikan oleh Vice President Public Relations KAI Anne Purba. Ia mengatakan, terus berkomitmen menyediakan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan terjangkau bagi masyarakat.
“Dalam rangka mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 1446 H/2025, KAI telah menyediakan kapasitas total sebanyak 4.591.510 tempat duduk untuk periode 21 Maret hingga 11 April 2025. Dari jumlah tersebut, 2.752.310 tempat duduk atau sekitar 59,94% dialokasikan untuk kereta kelas ekonomi dengan tarif lebih hemat,” kata Anne dikutip dari laman resmi KAI, Rabu (19/3/2025).
Menurut Anne, penyediaan kapasitas ini merupakan bentuk komitmen KAI dalam mendukung mobilitas masyarakat selama periode Lebaran, dengan tetap mengutamakan keselamatan, ketepatan waktu, serta kenyamanan perjalanan.
“Hingga 18 Maret 2025 pukul 07.00 WIB, dari total 530.768 tempat duduk yang tersedia untuk KA Jarak Jauh (PSO), telah terjual sebanyak 564.164 tiket dengan tingkat okupansi mencapai 106,29%,” ujarnya.
Berikut ini 5 KA Ekonomi Paling Diminati dari Semarang dan Surabaya Selama AngkutanLebaran 2025 Hingga 18 Maret Pukul 07.00 WIB!
1. KA 271 (KA Airlangga) relasi Surabaya Pasar Turi – Pasar Senen : 20.206 penumpang
2. KA 297 (KA Probowangi) relasi Surabaya Gubeng – Ketapang : 15.322 penumpang
3. KA 253 (KA Kertajaya) relasi Surabaya Pasar Turi – Pasar Senen : 14.205 penumpang
4. KA 7021A (KA Pasundan Lebaran) relasi Surabaya Gubeng – Kiaracondong : 12.902 penumpang
5. KA 293 (KA Tawang Alun) relasi Malang Kota Lama – Ketapang : 11.881 penumpang.
Anne mengatakan, KAI memastikan layanan KA kelas ekonomi tetap dapat diakses dengan harga yang kompetitif sebagai bentuk dukungan terhadap transportasi berkelanjutan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.
“Kami memahami bahwa masyarakat menginginkan moda transportasi yang tidak hanya nyaman dan aman, tetapi juga ekonomis. Oleh karena itu, kami menyediakan lebih dari setengah kapasitas kursi untuk kereta kelas ekonomi dengan tarif yang lebih terjangkau,” tambah Anne.
Dengan kebijakan harga tiket yang terjangkau, KAI tidak hanya memastikan kelancaran perjalanan mudik dan balik Lebaran, tetapi juga turut mendukung konektivitas antarwilayah serta mendorong pertumbuhan ekonomi di berbagai daerah.
Selain tarif yang kompetitif, KAI juga terus meningkatkan layanan KA ekonomi untuk memberikan pengalaman perjalanan yang lebih baik. Peningkatan tersebut mencakup renovasi fasilitas di stasiun, peningkatan kenyamanan tempat duduk, perbaikan layanan di kereta makan, hingga peningkatan kebersihan toilet. Semua KA Ekonomi juga telah dilengkapi dengan pendingin udara (AC), stop kontak di setiap kursi, serta pencahayaan yang lebih baik.
“Kami terus menghadirkan inovasi agar pengalaman mudik tahun ini lebih menyenangkan, mulai dari aspek keselamatan, kenyamanan, hingga kemudahan dalam pemesanan tiket. Dengan persiapan yang matang, kami yakin AngkutanLebaran 2025 akan berjalan dengan baik dan memberikan kepuasan bagi seluruh pelanggan,” katanya.