Waktu Terbaik untuk Olahraga Saat Puasa Ramadan dan Tipsnya Agar Tetap Aman
Thomas Pulungan
JAKARTA, (ERAKINI) – Berolahraga saat puasa Ramadan sering diabaikan karena dianggap bakal membuat tubuh makin lemas. Padahal, olahraga justru dapat membantu tubuh tetap sehat dan bugar. Namun, pastikan waktu berolahraga tepat supaya manfaatnya maksimal.
Berolahraga di bulan puasa memang memiliki tantangan tersendiri. Tubuh tidak mendapatkan asupan cairan dan energi selama berjam-jam, sehingga risiko lemas dan dehidrasi lebih besar. Karena itu, waktu olahraga saat puasa perlu dipertimbangkan secara cermat.
Salah memilih waktu justru bisa membuat olahraga terasa berat dan memicu keluhan seperti pusing, lemas, bahkan dehidrasi. Sebaliknya, jika dilakukan pada waktu yang tepat, olahraga tetap memberikan manfaat optimal tanpa menguras energi berlebihan.
Untuk itu, agar aman dan efektif, sesuaikan waktu olahraga dengan kondisi tubuh serta rutinitas harian Anda. Berikut beberapa waktu yang dinilai paling ideal untuk berolahraga saat bulan Ramadan, dikutip dari laman Alodokter, Minggu (22/2/2026):
1. Setelah Sahur (Pukul 05.00–06.00)
Waktu ini cukup disarankan karena tubuh baru saja mendapat asupan makanan dan cairan. Energi masih tersedia sehingga Anda bisa melakukan olahraga ringan seperti jalan santai atau peregangan.
2. Menjelang Berbuka (30–60 Menit Sebelum Magrib)
Banyak orang memilih waktu ini karena setelah berolahraga, Anda bisa langsung mengganti cairan dan energi saat berbuka. Pilih aktivitas ringan hingga sedang agar tidak terlalu menguras tenaga.
3. Setelah Berbuka
Jika ingin melakukan olahraga dengan intensitas sedang hingga berat, waktu paling aman adalah setelah berbuka. Tubuh sudah mendapatkan kembali nutrisi dan cairan, sehingga lebih siap untuk aktivitas seperti lari, berenang, atau olahraga kelompok.
Namun, sebaiknya beri jeda sekitar 1–2 jam setelah makan sebelum mulai berolahraga agar pencernaan tidak terganggu.


















