Kalap Makan Daging Kurban? Ini 6 Makanan dan Minuman Penetral agar Tetap Sehat
Thomas Pulungan
JAKARTA, (ERAKINI) – Hari Raya Iduladha identik dengan melimpahnya olahan daging kurban di rumah-rumah masyarakat. Mulai dari rendang, gulai, semur, tongseng, hingga sate menjadi menu favorit yang hampir selalu hadir selama perayaan.
Namun, konsumsi daging secara berlebihan juga bisa menimbulkan berbagai masalah kesehatan, terutama karena kandungan lemak jenuh, lemak trans, dan kalori yang cukup tinggi. Jika tidak diimbangi pola makan sehat, terlalu banyak makan daging berisiko meningkatkan kolesterol, obesitas, hipertensi, diabetes tipe 2, hingga penyakit jantung.
Karena itu, penting untuk mengonsumsi makanan dan minuman penetral setelah makan daging agar sistem pencernaan tetap sehat dan tubuh terasa lebih nyaman. Berikut enam pilihan makanan dan minuman yang bisa membantu menetralisir efek makanan berlemak setelah menyantap daging sapi, kambing, maupun olahan kurban lainnya.
1. Buah-buahan
Buah menjadi salah satu pilihan terbaik untuk membantu menetralkan makanan berlemak. Kandungan vitamin, mineral, air, dan serat dalam buah dapat membantu melancarkan sistem pencernaan sekaligus mencegah sembelit setelah makan daging.
Mengonsumsi semangkuk salad buah segar sekitar 125 gram juga dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi harian. Selain itu, kandungan cairan dalam buah membantu menjaga tubuh tetap terhidrasi. Beberapa buah yang cocok dikonsumsi setelah makan daging antara lain jeruk, nanas, lemon, dan apel.
2. Sayuran
Sayuran kaya akan serat yang dapat membantu mengikat lemak dari makanan dan mengurangi penyerapan lemak jenuh dalam tubuh. Karena itu, sayuran sangat baik dikonsumsi setelah makan daging dalam jumlah banyak. Badan Kesehatan Dunia (WHO) dan Kementerian Kesehatan RI menganjurkan konsumsi setidaknya 250 gram sayuran setiap hari.
Agar lebih mudah dipenuhi, konsumsi sayur bisa dibagi dalam tiga waktu makan, yakni saat sarapan, makan siang, dan makan malam.
3. Prebiotik
Makanan mengandung prebiotik dapat membantu menjaga keseimbangan bakteri baik di usus dan mendukung kesehatan sistem pencernaan. Selain membantu melancarkan pencernaan setelah makan daging, prebiotik juga bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh.
Beberapa sumber prebiotik yang bisa dikonsumsi antara lain Yoghurt,
Tempe, Oncom, dan Tauco. Secangkir yoghurt setelah makan daging dapat menjadi pilihan praktis untuk membantu perut terasa lebih nyaman.
4. Minum Air Hangat
Air hangat dipercaya dapat membantu menenangkan sistem pencernaan setelah mengonsumsi makanan berminyak atau berlemak. Selain membantu tubuh tetap terhidrasi, air hangat juga membantu proses pemecahan zat gizi agar lebih mudah dicerna tubuh.
Kurang minum air setelah makan daging dapat membuat usus menyerap lebih banyak cairan dari makanan sehingga meningkatkan risiko sembelit dan dehidrasi.
5. Minuman Detoks
Minuman detoks seperti air lemon atau infused water bisa menjadi pilihan untuk membantu tubuh terasa lebih segar setelah makan berat.
Beberapa penelitian menyebutkan bahwa minuman berbahan lemon berpotensi membantu proses metabolisme tubuh dan mengurangi penumpukan lemak. Selain jus lemon, infused water dengan campuran buah segar juga dapat membantu memenuhi kebutuhan cairan sekaligus menyegarkan tubuh setelah makan daging berlebihan.
6. Teh Herbal
Teh herbal menjadi salah satu minuman yang baik dikonsumsi setelah makan daging karena dapat membantu meredakan kembung, gas berlebih, dan rasa tidak nyaman di perut.
Kandungan antiradang dalam teh herbal juga membantu mempercepat proses pencernaan setelah makan berat. Beberapa jenis teh herbal yang bisa dicoba antara lain teh peppermint, teh jahe, teh kamomil, teh kayu manis, dan teh hitam.
Mengimbangi konsumsi daging dengan makanan berserat dan minuman sehat sangat penting untuk menjaga kesehatan tubuh selama perayaan Iduladha. Dengan pola makan yang seimbang, Anda tetap bisa menikmati hidangan kurban tanpa khawatir berlebihan terhadap kesehatan.


















