Cita Rasa Lontong Cap Go Meh yang Bikin Suasana Imlek Makin Khas
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Masyarakat keturunan Tionghoa Indonesia merayakan perayaan Cap Go Meh pada Rabu (12/2/2025) hari ini. Cap Go Meh sendiri berasal dari bahasa Mandarin dialek Hokkian yang artinya hari kelima belas pada bulan pertama Imlek. Cap artinya sepuluh, Go artinya lima, dan Meh artinya malam.
Pada momen ini ada beberapa kuliner khas yang disantap masyarakat Tionghoa saat merayakan Cap Go Meh. Jenis kuliner tersebut antara lain yakni Lontong Cap Go Meh yang dapat ditemukan di beberapa kota besar di Indonesia.
Dilansir dari berbagai sumber, lontong Cap Go Meh adalah sebuah hidangan yang menggabungkan cita rasa masakan khas Indonesia dan Tionghoa. Bagi masyarakat Tionghoa, lontong Cap Go Meh tidak hanya terkenal karena kelezatannya, namun juga dianggap sebagai makanan yang membawa berkah.
Lontong Cap Go Meh terdiri dari lontong sebagai bahan utama yang disiram kuah spesial dan dipadukan dengan berbagai bahan seperti labu siam, telur, dan udang.
Selain itu, masyarakat sering menambahkan lauk seperti opor ayam, sambal, serta bubuk koya yang semakin memperkaya rasa hidangan ini.

















