Cara Mengatasi Kantuk Berat dan Lemas saat Puasa Ramadhan
Thomas Pulungan
JAKARTA, (ERAKINI) - Sebagian besar masyarakat Indonesia hari ini memulai puasa Ramadhan 1445 H. Pada hari pertama puasa, hal yang lumrah jika mengalami kantuk dan lemas.
Dokter spesialis gizi klinik Gaga Irawan Nugraha mengatakan, secara biologis tubuh akan merasa lemas saat berpuasa karena gula darah turun sekitar pukul 10.00 WIB, dan puncaknya pada pukul 12.00 WIB.
Menurut dia, penyebab mengantuk bukan karena mengonsumsi nasi dengan lauk lengkap, namun kurang istirahat atau kurang bergerak.
Berkurangnya waktu istirahat selama satu bulan berpuasa merupakan hal yang wajar secara fisiologis. Oleh karena itu, dia menyarankan agar setelah salat tarawih sekitar 21.00 sampai 22.00 WIB, segera tidur untuk persiapan sahur.
Gaga juga mengingatkan bahwa selama berpuasa seseorang tetap perlu berolahraga secara teratur. Olahraga teratur diperlukan selama berpuasa karena tubuh harus bergerak untuk menghasilkan glukosa yang menambah energi dari pemecahan lemak dan glikogen.
"Jadi mesti bergerak. Bisa belanja kalau lagi kerja dari rumah. Atau di kantor, jangan diam, kalau diam nanti semakin mengantuk dan tidak produktif," ujar lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran ini.
Agar tidak mudah lemas selama berpuasa, dia menyarankan mengonsumsi buah saat berbuka dan sahur. Buah yang dikonsumsi saat berbuka dan sahur idealnya dua sampai tiga ons atau sekitar satu apel atau jeruk ukuran besar.


















