Waktu Berpuasa Ramadhan di Kota-kota Besar Dunia, Terlama hingga 18 Jam
Thomas Pulungan
JAKARTA, (ERAKINI) - Tinggal beberapa hari lagi seluruh umat Muslim di dunia akan melaksanakan ibadah puasa Ramadhan. Pada saat berpuasa, tentu yang paling banyak ditunggu adalah waktu berbuka puasa.
Waktu berbuka puasa berbeda-beda di setiap kota dan negara. Bahkan di Indonesia, waktu berbuka puasa berbeda antara masyarakat di wilayah Barat dan Timur.
Perbedaan letak geografis sangat memengaruhi lamanya pergantian pagi dan petang atau matahari terbit hingga terbenam.
Masing-masing negara memiliki panjang waktu yang berbeda dalam setiap harinya. Perbedaan jam puasa di setiap negara disebabkan variasi panjang siang dan malam. Variasi ini terjadi karena kemiringan bumi dan posisi matahari.
Di negara-negara yang terletak lebih dekat dengan garis khatulistiwa, jam puasa cenderung lebih pendek. Sedangkan yang terletak lebih jauh, terutama di garis lintang Utara dan Selatan, mengalami periode puasa yang lebih lama.
Di beberapa daerah seperti Greenland dan Alaska, dimana matahari tidak pernah terbenam, ulama merekomendasikan umat Islam untuk mengikuti puasa jam Mekkah di Arab Saudi.
Rata-rata waktu berpuasa di seluruh dunia antara 14 hingga 15 jam. Di Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), dan Qatar, umat Islam berpuasa hingga 14 jam per hari selama bulan suci Ramadhan.


















