Mandi Malam Berbahaya, Mitos atau Fakta? Ini Kata Dokter
Akhmad Baihaqi Arsyad
JAKARTA, (ERAKINI) - Apakah mandi malam berbahaya atau tidak masih menjadi perdebatan hingga saat ini. Pasalnya, tak jarang ada yang beranggapan bahwa mandi di malam hari bisa menyebabkan masalah kesehatan, mulai dari rematik, penuaan dini, paru-paru basah, hingga asam urat. Apakah benar mandi malam berbahaya?
Dilansir dari laman Alodokter, anggapan bahwa mandi malam berbahaya itu belum tentu benar. Hal itu lantaran penelitian yang mengkaji tentang bahaya mandi malam masih sangat terbatas.
Namun demikian, mandi malam barangkali bisa menyebabkan masalah kesehatan pada sebagian orang atau kelompok di usia tertentu.
Berikut beberapa mitos seputar bahaya mandi malam beserta faktanya:
1. Mandi Malam Menyebabkan Asam Urat?
Anggapan bahwa bahaya mandi malam bisa menyebabkan asam urat adalah mitos. Faktanya, tak ada penelitian yang menyebutkan kebenaran hal ini. Asam urat adalah nyeri sendi yang disertai dengan rasa nyeri dan bengkak pada area persendian. Hal itu disebabkan oleh adanya penumpukan kristal asam urat pada sendi, menurut penelitian.
Namun, apabila memiliki riwayat rematik, disarankan untuk menggunakan air hangat saat mandi malam. Karena, hal itu bisa meredakan gejala rematik, menurunkan tekanan darah, mengurangi ketegangan otot dan meredakan stres.
2. Mandi Malam Menyebabkan Rematik?
Mitos populer terkait bahaya mandi malam adalah bisa menyebabkan rematik. Faktanya, tak ada penelitian yang dapat membuktikan bahwa mandi di malam hari bisa menyebabkan rematik. Rematik merupakan penyakit autoimun di mana sistem kekebalan tubuh berbalik menyerang bagian tubuhnya sendiri, seperti sendi, otot, tulang, dan berbagai organ tubuh lainnya.


















