Flu Singapura Mengancam, Menkes: Kuncinya Jaga Daya Tahan Tubuh
Thomas Pulungan
JAKARTA, (ERAKINI) - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengimbau masyarakat untuk menjaga daya tahan tubuh guna mencegah paparan berbagai jenis penyakit influenza, termasuk flu singapura atau yang dikenal dengan istilah Hand, Foot, and Mouth Disease (HFMD).
"Kalau kena infeksi seperti flu, yang penting daya tahan tubuh kita jangan lemah," kata Budi Gunadi Sadikin, Kamis (28/3/2024).
Menkes mengatakan, influenza memiliki banyak varian yang terus bermutasi, seperti H1N1 atau flu babi, H5N1 atau flu burung, hingga flu singapura.
"Yang sebenarnya paling banyak itu bukan flu singapura, tapi flu biasa. Itu ada H1N1, H5N1, itu banyak sekali variannya dan flu tidak pernah berhenti bermutasi," katanya.
Berdasarkan hasil analisa data, kata Menkes Budi, flu singapura bukan varian yang mematikan seperti flu burung. "Jadi sekali lagi, jangan sampai kurang tidur, makannya kurang, itu pastikan daya tahannya," tandasnya.
Kementerian Kesehatan melaporkan kasus flu singapura belakangan meningkat signifikan. Pemantauan hingga pekan ke-11 di 2024, total lebih dari 5 ribu pasien terinfeksi flu singapura.
Direktur Surveilans dan Kekarantinaan Kesehatan Kemenkes Achmad Farchanny Tri Adriyanto mengungkapkan, catatan ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya dalam periode yang sama. Hal ini ditengarai berkaitan dengan tren yang sedang melanda negara tetangga, Singapura, yang juga melaporkan fenomena serupa.
Dokter Spesialis Anak Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Nina Dwi Putri menyebutkan, penyakit flu singapura bukan berarti mengidap flu setelah pergi ke Singapura.

















