Peluang karier profesi cyber security atau keamanan siber sangat menjanjikan di Indonesia. Foto: Ilustrasi/Ist
JAKARTA, (ERAKINI) - Peluang karier profesi cyber security atau keamanan siber sangat menjanjikan di Indonesia. Terlebih serangan siber kini kian massif.
Kasus terbaru adalah serangan siber ke Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) 2. Hingga kini serangan virus ransomware itu belum mampu dipulihkan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dan instansi terkait lainnya.
Kepala Badan Siber dan Sandi Negara Hinsa Siburian menyoroti masih kurangnya Jurusan Cyber Security pada perguruan tinggi di Indonesia. Itu artinya, para sarjana cyber security masih sangat dibutuhkan untuk menangkal serangan siber yang diprediksi masih akan semakian berkembang ke depan.
Dengan permintaan yang terus meningkat, gaji untuk posisi ini tentu saja cenderung tinggi. Gaji seorang profesional keamanan siber di Indonesia sangat bervariasi, tergantung berbagai faktor, seperti pengalaman, kualifikasi, dan perusahaan tempat bekerja. Namun, secara umum, rentang gaji untuk posisi ini sebagai berikut:
- Junior Cyber Security Analyst: Rp5.000.000-Rp10.000.000 per bulan.
- Senior Cyber Security Analyst: Rp10.000.000-Rp20.000.000 per bulan.
- Cyber Security Manager: Rp20.000.000- Rp 40.000.000 per bulan.
Lantas, di mana saja perguruan tinggi yang menyediakan program studi cyber security di Indonesia? Perlu diketahui bahwa Jurusan Cyber Security berkaitan dengan perlindungan sistem yang terhubung ke internet dari serangan siber.
Sistem yang dilindungi meliputi perangkat keras, perangkat lunak, dan juga data. Karena itu, mahasiswa di jurusan ini akan belajar tentang computer network, cyber law,database system, dan lainnya.
1. Binus University Jurusan Cyber Security Binus University menerapkan program pendidikan berbasis proyek. Jadi mahasiswa akan belajar sambil menerapkan ilmu keamanan siber di industri atau lembaga pemerintah.
2. Politeknik Siber dan Sandi Negara (SSN)
Politeknik SSN memiliki Jurusan Cyber Security yang disebut dengan prodi rekayasa keamanan siber (RKS). Prodi RKS merupakan pendidikan vokasi sehingga mahasiswa akan lebih banyak belajar melalui praktikum sebanyak 60% dan teori 40%.
3. Telkom University
Telkom University yang berlokasi di Kabupaten Bandung juga punya program studi Cyber Security and Digital Forensic untuk jenjang S2. Sedangkan untuk jenjang S1 terdapat jurusan Teknologi Informasi yang fokus pada ilmu tentang Internet of Things (IoT) dan cyber security.
4. Institut Teknologi Bandung (ITB) Jurusan Cyber Security ITB juga tersedia untuk jenjang S2. Cyber security menjadi salah satu pilihan program magister Informatika ITB yang berada di bawah Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI-ITB).
5. Politeknik Negeri Batam
Lulusan Politeknik Negeri Batam akan menjadi sarjana terapan rekayasa keamanan siber, yang memiliki keterampilan baik di bidang keamanan siber dan juga jaringan.
Selama menempuh pendidikan di Politeknik Negeri Batam, mahasiswa akan diajarkan arsitektur keamanan, kriptografi terapan, manajemen risiko keamanan siber, dan lainnya.
6. Universitas Surabaya
Bagi kamu yang tinggal di Surabaya bisa ambil Jurusan Network & Cyber Security di Universitas Surabaya. Kurikulumnya terbagi ke dalam bidang network infrastructure technology, network security, dan data security.
7. Universitas Tanjungpura
Universitas Tanjungpura (Untan) di Kalimantan, juga memiliki Jurusan Sistem Komputer. Mahasiswanya akan belajar bahasa pemrograman, networking, dan embedded system.
8. Politeknik Bhakti Semesta
Politeknik Bhakti Semesta yang berada di Kota Salatiga, Jawa Tengah, menyediakan jurusan rekayasa keamanan siber. Lulusannya akan menjadi sarjana terapan yang mempunyai keterampilan dalam hal keamanan siber, aplikasi, dan jaringan komputer.
9. Politeknik Piksi Input Serang
Politeknik Piksi Input Serang, Banten juga membuka Jurusan Cyber Security. Untuk meningkatkan kemampuan lulusannya dan berusaha menjadikan Jurusan Cyber Security terbaik, Politeknik Piksi Input menjalin kemitraan dengan banyak lembaga serta mengadakan program sertifikasi.
10. Politeknik Negeri Cilacap
Politeknik Negeri Cilacap (PNC) punya jurusan rekayasa keamanan siber dengan jenjang D-4 (sarjana terapan). Lulusannya bisa bekerja sebagai cyber security analyst, network security administrator, atau, vulnerability assessment analyst.
Itulah 10 perguruan tinggi di Indonesia yang memiliki Jurusan Cyber Security. Bagi kamu yang punya keinginan melanjutkan kuliah di bidang ini, yuk persiapkan diri dari sekarang.