Liburan Nataru selalu dinantikan banyak orang. Namun, seringkali keseruan menikmati liburan justru berakhir tidak gembira alias pusing setelah pulang. Foto: Ilustrasi/Ist
JAKARTA, (ERAKINI) - Libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru) tinggal beberapa hari lagi. Artikel ini akan memberikan berbagai tips praktis dalam mengelola keuangan saat liburan akhir tahun.
Liburan Nataru selalu dinantikan banyak orang untuk bersantai dan menjaga kebersamaan dengan keluarga maupun teman. Namun, seringkali keseruan menikmati liburan justru berakhir tidak gembira alias pusing setelah pulang ke rumah.
Maka itu, mengatur keuangan selama liburan akhir tahun sangat perlu, terutama dengan banyaknya godaan untuk berbelanja atau mengikuti tren yang sedang populer. Tanpa perencanaan yang baik, pengeluaran bisa melambung tinggi, mulai dari biaya transportasi, akomodasi, hingga belanja oleh-oleh.
Oleh karena itu, sangat penting untuk memiliki strategi pengelolaan keuangan yang tepat agar liburan tetap menyenangkan tanpa mengganggu kondisi finansial setelah kembali ke rumah.
Berikut beberap tips praktis dalam mengelola keuangan saat liburan akhir tahun agar kantong tidak jebol, yang dibagikan Kementerian Pariwisata. Mulai dari cara menyusun anggaran dengan bijak, memilih destinasi yang sesuai dengan kemampuan finansial, hingga memanfaatkan teknologi untuk memantau pengeluaran
1. Tentukan Total Anggaran
Sebelum mulai merencanakan liburan, tentukan berapa banyak uang yang bisa dialokasikan untuk liburan. Yang jelas, ssuaikan dengan kondisi keuangan.
Caranya:
- Hitung total dana yang tersedia untuk liburan.
- Buat daftar semua kategori pengeluaran (transportasi, penginapan, makan, tiket, dll).
- Tentukan limit untuk masing-masing kategori agar tidak melebihi anggaran.
2. Beli Tiket Lebih Awal
Transportasi biasanya merupakan pengeluaran terbesar dalam liburan. Untuk menghemat biaya, pesan tiket jauh-jauh hari.
Caranya:
- Gunakan aplikasi dan situs pencarian tiket yang bisa membandingkan harga.
- Kalau menggunakan kendaraan pribadi, pertimbangkan untuk berbagi biaya dengan teman atau keluarga untuk mengurangi biaya bahan bakar dan tol.
3. Pilih Akomodasi Sesuai Anggaran
Akomodasi bisa menghabiskan sebagian besar budget, terutama jika menginap di hotel berbintang. Cobalah untuk mencari alternatif yang lebih hemat namun tetap nyaman.
Caranya:
- Gunakan aplikasi pemesanan penginapan untuk mencari diskon atau promo
- Pilih akomodasi yang strategis dekat dengan tempat wisata utama untuk mengurangi transportasi harian.
4. Tentukan Prioritas Aktivitas Wisata
Ada banyak kegiatan wisata yang bisa dilakukan, tetapi tidak semuanya harus masuk dalam anggaran. Tentukan prioritas aktivitas yang ingin dilakukan berdasarkan minat dan budget yang tersedia.
Caranya:
- Buat daftar tempat wisata yang wisata yang wajib dikunjungi dan hitung estimasi biayanya (tiket masuk, transportasi, dll).
- Cari paket wisata yang menawarkan lebih dari satu destinasi sekaligus.
5. Buat Estimasi Pengeluaran Sehari-Hari
Tentukan berapa banyak uang yang ingin dihabiskan per hari selama liburan. Kamu bisa membuat estimasi biaya untuk transportasi, makan, aktivitas wisata, dan oleh-oleh per hari. Ini bisa membantu untuk tahu apakah sudah melebihi anggaran atau tidak.
6. Manfaatkan Aplikasi Pengatur Keuangan
Untuk membantu mengontrol pengeluaran selama liburan, bisa juga menggunakan aplikasi pengatur keuangan atau budgeting. Penggunaan aplikasi membantu mencatat pengeluaran harian dan memberi peringatan jika sudah mendekati batas anggaran.
7. Cari Diskon atau Voucher
Sebelum berangkat, rajin-rajin mencari diskon atau voucher untuk tempat wisata, restoran, atau atraksi yang ingin dikunjungi. Banyak situs atau aplikasi perjalanan yang menawarkan promo khusus untuk pengguna yang memesan terlebih dahulu.
8. Persiapkan Dana Darurat
Selalu siapkan dana darurat sekitar 10 persen dari total anggaran liburan. Dana darurat ini berguna sebagai cadangan untuk keperluan tak terduga, seperti biaya kesehatan, biaya tambahan saat ada perubahan rencana, atau biaya transportasi mendadak.