Salah satu dari 5 tempat wisata di Pacitan 2025 buat liburan seru bareng keluarga, Sungai Maron. (Foto: Instagram/sungaimaronofficial_).
JAKARTA, (ERAKINI) - Liburan bareng keluarga nggak harus ke tempat yang jauh dan ramai. Kadang, justru tempat yang masih alami, tenang, dan belum terlalu ramai pengunjung bisa kasih pengalaman liburan yang lebih berkesan. Untuk destinasi liburankeluarga yang seru tapi tetap nyaman dan ramah di kantong, Pacitan bisa jadi pilihan yang pas.
Pacitan adalah salah satu kabupaten di ujung barat daya Jawa Timur yang dikenal punya segudang pesona alam. Mulai dari pantai-pantai berpasir putih yang bersih, gua-gua unik dengan formasi stalaktit memukau, air terjun alami yang masih asri, hingga sungai dengan panorama yang bikin hati adem.
Terlebih, kebanyakan destinasi wisata di Pacitan tergolong murah meriah—bahkan beberapa bisa dinikmati tanpa bayar tiket masuk sama sekali, cukup bayar parkir saja. Meski jalan menuju beberapa tempat wisata masih perlu perjuangan (seperti naik turun bukit atau melewati jalanan desa), tapi percayalah, pemandangan dan pengalaman yang akan didapatkan akan sepadan dengan setiap langkahnya.
1. Sungai Maron
Sungai Maron menyuguhkan sensasi liburan rasa Amazon di Pacitan. Bagi yang ingin mencari wisata alam yang beda dari biasanya, Sungai Maron bisa jadi jawabannya. Terletak di Desa Dersono, Kecamatan Pringkuku, , tempat ini menawarkan pengalaman menyusuri sungai yang tak kalah seru dari suasana hutan hujan tropis. Banyak yang bahkan menyebutnya ‘Amazon-nya Jawa Timur’.
Apa yang bikin Sungai Maron istimewa? Pertama, tentu saja suasananya. Air sungai di sini berwarna hijau toska jernih, dikelilingi pepohonan rindang dan vegetasi lebat di kanan-kiri sungai yang seolah membentuk lorong alami. Sepanjang perjalanan, kamu bakal disuguhi pemandangan alam yang masih perawan, angin sepoi-sepoi, dan suara burung yang bikin hati adem.
Aktivitas utama di sini adalah menyusuri sungai sejauh 4,5 kilometer menggunakan perahu kayu tradisional. Perjalanan ini biasanya memakan waktu sekitar 45 menit hingga satu jam, tergantung arus sungai. Serunya lagi, kamu bisa menikmati panorama sambil duduk santai, memotret lanskap sekitar, atau bahkan nge-vlog!
Fasilitas di kawasan ini juga sudah cukup lengkap. Tersedia area parkir, toilet umum, musala, warung makan, hingga tempat istirahat. Kalau kamu datang bareng keluarga, ada juga wahana outbond yang bisa dinikmati anak-anak. Harga tiket masuk sangat terjangkau, hanya Rp5.000 per orang.
Untuk sewa perahu, dikenakan biaya sekitar Rp100.000 untuk kapasitas 3–4 orang. Biaya parkir pun masih ramah kantong yaitu Rp3.000 untuk motor dan Rp5.000 untuk mobil. Tempat ini buka setiap hari, mulai pukul 07.00 sampai 17.00 WIB.
2. Pantai Watu Karung
Bagi yang ingin mencari pantai yang masih alami, bersih, dan punya daya tarik kuat buat pecinta alam dan petualangan, Pantai Watu Karung wajib masuk ke daftar. Terletak di Desa Watu Karung, Kecamatan Pringkuku, pantai ini berada sekitar 40 kilometer dari pusat kota Pacitan—bisa ditempuh dalam waktu kurang lebih satu jam perjalanan darat.
Meski jalurnya agak menantang dengan tanjakan dan belokan yang cukup tajam, pemandangan sepanjang jalan menuju pantai ini benar-benar memanjakan mata. Sesampainya di lokasi, kamu akan langsung disambut dengan panorama laut biru jernih, pasir putih yang bersih, dan deretan batu karang besar yang berdiri gagah di tepi pantai. Kombinasi elemen alam ini menciptakan suasana yang dramatis sekaligus damai.
Pantai Watu Karung juga jadi spot andalan bagi para peselancar, baik dari dalam maupun luar negeri. Ombaknya yang besar dan stabil menjadikan pantai ini sebagai salah satu titik surfing terbaik di Pacitan. Bahkan, beberapa kompetisi selancar lokal maupun internasional pernah digelar di sini, lho!
Buat yang tidak berselancar, jangan khawatir—pantai ini juga cocok untuk sekadar jalan santai, duduk-duduk di tepi pantai, atau menikmati sunset yang cantiknya nggak main-main. Momen matahari terbenam di Watu Karung jadi salah satu yang paling ditunggu para pengunjung. Untuk masuk ke kawasan wisata ini, pengunjung cukup membayar tiket antara Rp5.000-10.000 per orang. Harga yang sangat terjangkau untuk keindahan alam yang luar biasa.
3. Gua Gong
Untuk yang ingin suasana berbeda dari pantai atau air terjun, Gua Gong bisa jadi pilihan menarik buat dikunjungi bareng keluarga. Terletak di Desa Bomo, Kecamatan Punung, sekitar 35 menit dari pusat kota Pacitan, gua ini menyuguhkan keindahan bawah tanah yang bikin takjub.
Dinamakan Gua Gong karena konon di dalam gua terdengar bunyi seperti gong ketika beberapa stalaktit diketuk—unik banget, kan? Tapi yang paling bikin takjub tentu adalah keindahan formasi batu alam di dalamnya. Stalaktit dan stalagmit di gua ini terbentuk selama ribuan tahun dan kini memancarkan aneka warna berkat pencahayaan artistik yang dipasang di berbagai sudut lorong.
Gua ini punya panjang sekitar 256 meter, dan kamu bisa menjelajahinya lewat jalur yang sudah dibuat nyaman untuk pengunjung. Meski akses awal menuju gua agak menantang dengan jalan menanjak dan beberapa tangga, semua itu akan terbayar lunas saat kamu sampai di dalam.
Di sekitar area pintu masuk gua, tersedia fasilitas lengkap seperti musala, toilet, dan berbagai kios makanan serta oleh-oleh. Kalau ingin mengabadikan momen di sana, kamu juga bisa menggunakan jasa foto langsung cetak yang tersedia. Untuk masuk ke Gua Gong, kamu cukup membayar tiket sebesar Rp 20.000 untuk dewasa dan Rp 5.000 untuk anak-anak. Harga yang sangat ramah di kantong untuk pengalaman eksplorasi yang luar biasa.
4. Air Terjun Gringsing
Air Terjun Gringsing menjadi salah satu permata tersembunyi di tengah alam Pacitan. Bagi yang suka petualangan di alam terbuka dan pengen rehat dari hiruk pikuk kota, Air Terjun Gringsing bisa jadi pilihan yang pas. Terletak di Dusun Krajan Gringsing, Desa Ploso, Kecamatan Tegalombo, air terjun ini menyuguhkan panorama alam yang benar-benar menyegarkan mata dan pikiran.
Dengan ketinggian sekitar 50 meter, air yang jatuh dari tebing ini mengalir bertingkat, menciptakan tampilan alami yang dramatis. Di bawahnya terbentuk kolam alami berair jernih yang cocok banget buat main air atau sekadar berendam kaki. Sensasinya? Sejuk dan bikin rileks total.
Lokasinya dikelilingi tebing batu yang kokoh dan pepohonan hijau yang rindang, serta berada dalam kawasan hutan yang masih sangat terjaga. Suasana di sini tenang, udaranya segar, dan jauh dari keramaian. Jadi, tempat ini benar-benar cocok untuk yang ingin rehat sejenak dari rutinitas dan mencari ketenangan.
Selain menikmati guyuran air dan pemandangan, pengunjung juga bisa eksplorasi alam sekitar dengan trekking ringan, atau berfoto ria dengan latar air terjun yang cantik—pas banget buat konten media sosial. Untuk bisa menikmati keindahan Air Terjun Gringsing, tak perlu keluar biaya besar. Tiket masuknya hanya Rp5.000 per orang. Apabila membawa kendaraan, biaya parkir motor Rp2.000 dan mobil Rp5.000. Tempat ini buka dari jam 07.00 pagi sampai 17.00 sore.
5. Pantai Banyu Tibo
Berlokasi di Kecamatan Donorojo, Pacitan, Pantai Banyu Tibo ini termasuk salah satu destinasi unik yang belum terlalu ramai, cocok buat kamu yang pengen healing sambil menikmati keajaiban alam.Yang bikin pantai ini spesial adalah adanya air terjun yang langsung jatuh ke laut —fenomena langka yang jarang bisa ditemukan di tempat lain.
Air terjunnya memang tak terlalu tinggi, tapi justru itu yang membuat suasananya makin syahdu dan Instagramable. Kombinasi antara tebing karang, pasir putih yang lembut, dan air laut yang jernih kebiruan menciptakan pemandangan yang benar-benar menyejukkan mata.Buat yang hobi selancar, ombak di Pantai Banyu Tibo juga cukup menantang.
Cocok untuk peselancar pemula sampai yang sudah berpengalaman. Tapi kalau cuma mau duduk santai sambil menikmati semilir angin laut pun tetap menyenangkan, apalagi pas sore menjelang matahari terbenam—satu kata: magis.Untuk menikmati keindahan Pantai Banyu Tibo, pengunjung cukup membayar tiket masuk sebesar Rp10.000 per orang. Biaya parkirnya juga terjangkau, hanya Rp2.000 untuk motor dan Rp5.000 untuk mobil. Pantai ini buka 24 jam, jadi bisa datang kapan saja.
Tips liburankeluarga di Pacitan agar nyaman
Sejumlah tips liburankeluarga di Pacitan di antaranya, disarankan untuk menggunakan kendaraan pribadi karena banyak rute yang masih butuh mobil/motor. Kemudian, membawa perlengkapan sendiri seperti Makanan, minuman dan air minum. Terakhir, pakai pakaian nyaman & alas kaki yang aman. Hal ini penting apalagi untuk trekking atau jalan di tebing.