Tips Asyik Berlebaran tapi Tidak Khawatir Kolesterol, Asam Urat, dan Gula Darah Naik
Thomas Pulungan






Untuk itu, perlu mengontrol asupan makanan saat asyik berlebaran, agar kolesterol, asam urat, dan gula darah naik. Dikutip dari hellosehat, Selasa (8/4/2024), berikut beberapa tips makan sehat saat Lebaran:
1. Awali dengan Makanan Berserat Tinggi
Meski puasa Ramadhan sudah berlalu, bukan berarti kita bisa melampiaskan keinginan untuk menyantap berbagai hidangan saat Lebaran. Kita tetap perlu mengendalikan nafsu makan yang sesuai dengan kebutuhan kalori harian.
Untuk mengontrol nafsu makan yang berlebih, sebaiknya pintar mengonsumsi makanan pembuka. Pilihlah makanan berserat tinggi seperti aneka buah-buahan. Makan makanan berserat tinggi dapat memperlambat pencernaan makanan.
Efeknya, Anda merasa kenyang lebih lama dan tidak ingin makan lebih banyak. Dengan begitu, Anda tidak kalap saat melihat berbagai hidangan menggiurkan di meja makan.
2. Kurangi Makanan Berlemak dan Bersantan
Satu hal yang penting dalam mencoba tips makan sehat saat Lebaran adalah menghindari terlalu banyak konsumsi makanan tinggi lemak jenuh, seperti kuah opor, semur, dan rendang.
Makanan yang digoreng dan penuh santan dapat menaikkan kadar kolesterol. Selain itu, mengonsumsi makanan ini secara berlebihan bisa menimbulkan mual, pusing, nyeri tukak lambung, atau nyeri perut.
Jadi, saat makan daging, pilihlah bagian daging yang tidak terlalu banyak mengandung lemak. Kombinasikan isi piring dengan sayuran sebagai asupan serat yang bisa membantu mengendalikan nafsu makan.
Buah dengan vitamin C seperti jeruk juga bisa dijadikan pencuci mulut karena membantu menetralisir lemak. Pastikan tidak menambah asupan makanan berlemak saat sudah merasa cukup kenyang.
Ketika sudah makan makanan tinggi lemak, hindari makanan yang terlalu pedas atau terlalu asam, karena akan memicu kenaikan asam lambung.
3. Makan Teratur
Lebaran memang hari yang spesial, tapi sebaiknya tetap menjalani pola makan teratur. Maka dari itu, makanlah sesuai jam makan seperti di hari-hari biasa.
Kebiasaan makan di luar jam makan justru membuat makan dalam porsi besar lebih sering, sehingga asupan kalori tidak terkontrol. Jadi, pastikan Anda makan besar tetap tiga kali sehari (sarapan, makan siang, dan makan malam).
Jangan tergoda untuk mencicipi makanan di rumah kerabat jika baru saja makan besar sebelumnya. Untuk menjaga perasaan tuan rumah, sebaiknya mencicipi makanan yang mengandung serat tinggi, misalnya es buah, puding buah, atau salad buah.
4. Batasi Porsi Makan
Pastikan jumlah makanan yang dimakan sudah diperhitungkan. Jika kesulitan makan teratur sesuai jam makan, Anda bisa makan dalam porsi sedikit tapi lebih sering.
Cara ini cocok untuk Anda yang berkunjung ke beberapa rumah kerabat dalam satu hari. Bila Anda kesulitan menakar porsi makan, cukup ambil ketupat tiga potong kecil, setengah potong ayam atau daging, dan satu centong kuah opor dengan sayur.
Gunakan piring berukuran kecil untuk mencegah makan dalam porsi besar. Makan porsi sedikit dan sering lebih baik dibandingkan makan dalam porsi besar dalam satu waktu.
5. Perbanyak Jalan Kaki
Lebaran adalah momen yang tepat untuk bersilaturahmi dengan keluarga dan kerabat. Silaturahmi juga bisa menyehatkan asalkan banyak bergerak dengan berjalan kaki, sehingga meningkatkan pembakaran kalori dari makanan yang dikonsumsi.
Usahakan untuk berjalan kaki menuju rumah kerabat yang tidak terlalu jauh atau sengaja memarkir kendaraan agak jauh dari lokasi silaturahmi.
Selama bersilaturahmi, Anda juga bisa memperbanyak senyum dan tertawa karena mampu merangsang keluarnya hormon endorfin, hormon yang menciptakan perasaan bahagia.
Itulah beberapa tips yang patut dicoba saat asyik berlebaran tapi tidak khawatir kolesterol, asam urat, dan gula darah naik.


