Ini 5 Kondisi yang Disarankan Dokter untuk Batal Puasa
Akhmad Baihaqi Arsyad
JAKARTA, (ERAKINI) - Saat melaksanakan ibadah puasa Ramadhan, kita sebaiknya tidak memaksakan diri untuk apabila memang tubuh sedang tidak sanggup. Secara medis, ada beberapa tanda dan gejala yang membuat kita perlu batal puasa karena umat muslim yang sedang sakit boleh untuk batal puasa.
Namun demikian, apabila batal puasa saat bulan Ramadan berarti umat muslim harus menggantinya di lain waktu. Dilansir dari Alodokter, ini 5 kondisi yang disarankan dokter untuk batal puasa!
1. Maag
Kondisi Maag ini bisa terjadi ketika asam lambung naik saat puasa atau penyakit asam lambung (GERD). Hal itu karena asam lambung bisa naik ke kerongkongan saat perut kosong. Terkadang gejala sakit maag yang masih ringan umumnya bisa ditahan saat berpuasa. Namun, apabila kondisi Maag hingga mengalami sakit perut tidak tertahankan atau mual parah bahkan muntah-muntah, sebaiknya jangan memaksakan diri untuk lanjut puasa.
2. Muntah
Kondisi mual dan muntah menjadi salah satu keluhan yang seringkali dialami oleh orang yang sedang puasa. Memang apabla muntahnya tidak disengaja, maka tidak batal puasa seseorang. Namun, jika muntah
















