Desainer Korea Rhee Konsisten Mengusung Mode Berkelanjutan di JF3
Sali Pawiatan
JAKARTA (ERAKINI) - Desainer dan Merek Junebok Rhee memulai kariernya di London setelah menyelesaikan studi desain fesyen dan cetak di Central Saint Martins.
Ia kemudian mengembangkan mereknya di Korea dengan nama RE RHEE, yang berlandaskan pada filosofi “Rediscovering Myself” atau “Menemukan Kembali Jati Diriku”.
Proses desainnya mengusung prinsip reduksi— menghilangkan elemen yang tidak diperlukan untuk menampilkan hal yang esensial. Melalui pertemuan kontras, ia menciptakan narasi tentang keanggunan yang alami dan kehalusan yang berkelas.
RE RHEE telah membangun kehadiran global yang kuat, mulai dari pengakuan awal di Seoul Fashion Week hingga debut yang mendapat pujian di Paris Fashion Week S/S 2025. Hal ini membuat Rhee menampilkan koleksi di Jakarta Fashion and Food Festival (JF3) di La Piazza Fashion Tent, Kelapa Gading, Jakarta pada Sabtu (26/7).
Koleksi RE RHEE untuk musim Semi/Panas 2025 (25 S/S) bertajuk “This Appearance; Disappearance”, yang mengeksplorasi terbentuknya dan lenyapnya mode secara sementara, serta keberadaan dan hilangnya esensi di baliknya.
Merek ini menolak tren sesaat dan memilih pendekatan abadi meringkas desain ke bentuk intinya melalui siluet terstruktur, detail yang halus, dan penggunaan material yang sadar lingkungan.

















