JAKARTA, (ERAKINI) - Bulan Ramadan selalu menjadi momen istimewa yang dinanti oleh umat Islam. Selain sebagai waktu untuk meningkatkan ibadah, puasa juga membawa perubahan pada pola makan dan waktu istirahat sehari-hari. Perubahan ini menuntut tubuh untuk beradaptasi, sehingga jika tidak dijalani dengan tepat, bisa memicu gangguan kesehatan.
Perlu dipahami, penyebab utama seseorang jatuh sakit saat berpuasa bukanlah puasanya itu sendiri, melainkan kebiasaan kurang tepat yang dilakukan saat sahur maupun berbuka. Jika dilakukan secara benar, puasa justru memberikan banyak manfaat bagi tubuh.
Agar tetap bugar selama Ramadan, berikut beberapa kebiasaan yang perlu dihindari, dirangkum Erakini, Rabu (18/3/2026)!
Kebiasaan Buruk saat Sahur
1. Minum Air Secara Berlebihan
Banyak orang berpikir bahwa memperbanyak minum saat sahur dapat mencegah haus sepanjang hari. Faktanya, minum terlalu banyak justru membuat perut cepat penuh sehingga asupan makanan bergizi menjadi berkurang. Akibatnya, tubuh bisa kekurangan energi saat berpuasa. Selain itu, kelebihan cairan akan membuat frekuensi buang air kecil meningkat, sehingga tubuh tetap berisiko kehilangan cairan. Idealnya, cukup konsumsi air secukupnya, misalnya dua gelas saat sahur.
2. Langsung Tidur setelah Sahur
Rasa kantuk setelah makan sahur memang sulit dihindari. Namun, langsung berbaring setelah makan dapat memicu naiknya asam lambung ke kerongkongan. Kondisi ini bisa menyebabkan gangguan pencernaan. Sebaiknya beri jeda sekitar 2–3 jam sebelum kembali tidur agar proses pencernaan berjalan optimal.
3. Mengonsumsi Makanan Tinggi Lemak
Menu sahur yang didominasi makanan berlemak, seperti daging berlebihan, justru bisa berdampak kurang baik. Kebiasaan ini berisiko meningkatkan berat badan dan mengganggu keseimbangan nutrisi. Disarankan untuk memilih menu bergizi seimbang yang mengandung karbohidrat kompleks, protein, lemak sehat, vitamin, dan mineral agar energi bertahan lebih lama.
Kebiasaan Berisiko Saat Berbuka
4. Berlebihan Mengonsumsi Gorengan dan Makanan Manis
Makanan manis memang membantu mengembalikan energi dengan cepat. Namun, konsumsi berlebihan dapat menyebabkan lonjakan gula darah secara drastis yang berisiko memicu diabetes. Begitu juga dengan gorengan, meski menggoda, terlalu sering mengonsumsinya bisa meningkatkan risiko kolesterol tinggi, penyakit jantung, hingga gangguan pencernaan seperti sembelit.
5. Merokok setelah Berbuka
Bagi perokok, keinginan untuk merokok saat berbuka sering kali sulit ditahan. Padahal, kandungan zat dalam rokok dapat menghambat metabolisme, membuat tubuh mudah lelah, dan meningkatkan risiko anemia. Selain itu, zat berbahaya dalam rokok juga dapat memperberat kerja ginjal serta memperburuk kondisi pembuluh darah. Ramadan bisa menjadi momen tepat untuk mulai menghentikan kebiasaan ini.
Jadi, menjaga kesehatan selama puasa bukanlah hal yang sulit jika kamu mampu menghindari kebiasaan-kebiasaan tersebut. Dengan pola makan dan gaya hidup yang lebih baik, Ramadan bisa dijalani dengan tubuh yang tetap fit dan penuh energi.