Saraf Kejepit, Kenali 4 Gejala dan Tips Mengatasinya
Akhmad Baihaqi Arsyad
JAKARTA, (ERAKINI) - Saraf kejepit atau Hernia Nukleus adalah gangguan yang terjadi ketika tekanan yang berlebih pada saraf atau otot. Ada tekanan pada saraf oleh jaringan di sekitar tubuh, seperti tulang, tulang rawan, dan otot yang ditandai dengan nyeri dan sensasi terbakar, serta kesemutan.
Saat otot atau saraf tertekan secara berlebihan, maka otak akan mengirimkan sinyal berupa rasa sakit di area yang terkena. Jika terjadi seperti ini, pengidap sebaiknya segera melakukan perawatan guna mencegah kerusakan semakin bertambah parah.
Dilansir dari laman Halodoc, berikut gejala Saraf Kejepit!
1. Mati Rasa atau Penurunan Kepekaan
Gejala saraf kejepit salah satunya adalah mati rasa atau penurunan kepekaan. Pemicu gejala ini adalah postur tubuh yang buruk. Kebiasaan tersebut bahkan bisa memperparah gangguan saraf terjepit yang sudah ada. Hal itu karena tekanan berlebihan pada tulang belakang dan otot, hingga menyebabkan saraf terjepit.
Cara mengatasi: Ubah postur tubuh. Misalkan saat di kantor, misalnya, gunakan mouse dan keyboard yang ergonomis untuk membantu mengurangi tekanan pada lengan dan pergelangan tangan. Contoh lainnya adalah menaikkan monitor komputer setinggi mata guna mencegah nyeri leher. Metode ini efektif untuk mengurangi nyeri punggung berkepanjangan yang bisa berdampak pada saraf kejepit.
2. Muncul Rasa Nyeri yang Intens
Gejala lainnya dari Saraf Kejepit adalah munculnya rasa yang umumnya muncul bersamaan dengan sensasi rasa terbakar.


















