5 Tips Menjawab Pertanyaan Kapan Nikah saat Silaturahmi Lebaran
Riduwan
JAKARTA, (ERAKINI) - Berkumpul bersama keluarga besar, bercengkrama dengan sanak saudara, dan saling mengunjungi dan bersilaturahmi dengan tetangga, sahabat dan kolega kerja akan menjadi aktivitas selama lebaran Idul Fitri sengan tujuan berkumpul untuk saling memaafkan, mempererat silaturahmi, dan bahkan untuk mengenal saudara jauh.
Namun, saat berkumpul terkadang muncul pertanyaan basa-basi yang disengaja ataupun tidak, membuat beberapa orang merasa tersinggung dan membuat mood jelek.
Salah satunya pertanyaan seputar pernikahan. Dan yang paling sering ialah pertanyaan "kapan menikah?" yang ditujukan bagi mereka yang telah memasuki usia menikah namun belum menunaikan sunah Nabi tersebut.
Oleh karena itu, melansir dari berbagai sumber dan pengalaman orang, berikut 5 tips menjawab pertanyaan tersebut!
1. Jawab dengan Bercanda
Lebaran merupakan momen asik dan menyenangkan, usahakan tidak dirusak oleh hal-hal sepele. Maka, agar suasana tetap cair dan hati tetap enjoy, ketika pertanyaan itu datang, jawablah dengan cara bercanda. Misalnya dijawab,
- “Nanti, mungkin antara hari Sabtu atau Minggu, itupun kalau ada yang mau”
- "Mungkin bulan Mei, mybe yes mybe no"
- "Kalau mau nanggung biaya, hari ini pun kita gas!"
2. Jawab dengan Bijak
Jika anda ingin menjawab dengan cara yang lebih elegan, bisa mencoba jawaban dengan kalimat bijak, seperti:
- “Sabar ya, nanti kalau sudah ketemu jodoh dan waktunya sudah tepat pasti aku kabari”

















