Chia seed dianggap sebagai salah satu makanan paling sehat dan paling bermanfaat di dunia. Satu ons chia seed mengandung 11 gram serat dan 4 gram protein. Foto: Dok Ordinary Vegan
JAKARTA, (ERAKINI) – Belakangan ini banyak orang demam mencampurkan chia seed ke dalam minuman yogurt, atau bahkan kopi. Ada yang ingin mulai hidup lebih sehat, ada juga yang sekadar penasaran.
Tapi, apa sih sebenarnya chia seed yang sedang hits itu? Benarkah bisa bikin tubuh lebih sehat? Chia seed bukan sekadar tren, melainkan untuk hidup lebih sehat.
Dengan kandungan gizi lengkap, penyajian yang mudah, dan manfaat besar bagi tubuh, biji mungil ini jadi pilihan ideal untuk mendukung gaya hidup sehat masa kini, asalkan dikonsumsi dengan takaran tepat dan cukup air. Bahkan, chia seed dianggap sebagai salah satu makanan paling sehat dan paling bermanfaat di dunia. Satu ons chia seed mengandung 11 gram serat dan 4 gram protein.
Chia seed juga mengandung lebih banyak kalsium daripada segelas susu dan kaya akan antioksidan yang membantu melindungi tubuh Anda dari penyakit kronis. Beberapa ahli gizi menyebut chia seed dapat membantu menurunkan berat badan karena kandungan seratnya yang tinggi dan kemampuannya mengembang di dalam perut setelah dikonsumsi.
Dikutip dari laman resmi kemkes.go.id, Minggu (16/11/2025), chia seed berasal dari tanaman Salvia hispanica L, anggota keluarga mint yang tumbuh di Meksiko dan Guatemala. Sejak peradaban Aztec dan Maya, biji kecil ini sudah menjadi sumber energi utama bagi para prajurit dan pelari jarak jauh. Kata “chia” sendiri berarti “kekuatan” dalam bahasa suku Maya.
Di luar negeri, chia seed sudah lama populer di kalangan pencinta gaya hidup sehat. Biasanya dijadikan campuran smoothie, oatmeal, salad, atau puding sehat.
Di Indonesia, tren ini juga sedang naik daun. Mulai dari influencer kesehatan sampai ibu rumah tangga, banyak yang menambahkan chia seed ke dalam menu harian. Selain manfaatnya, tekstur kenyal setelah direndam membuat sensasi minum jadi unik dan menyegarkan.
Chia seed digolongkan sebagai superfood karena mengandung nutrisi yang sangat padat, di antaranya:
1. Omega-3 tinggi: menjaga kesehatan jantung dan menurunkan kadar kolesterol jahat.
2. Serat alami: membantu pencernaan, menstabilkan gula darah, dan membuat kenyang lebih lama.
3. Protein nabati: cocok untuk vegetarian dan mendukung pembentukan otot.
4. Kalsium, magnesium, dan fosfor: baik untuk kesehatan tulang.
5. Antioksidan tinggi: membantu menjaga kesehatan kulit dan melawan radikal bebas.
Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa konsumsi chia seed dapat membantu menurunkan berat badan, meningkatkan energi dan fokus, mendukung sistem kekebalan tubuh, menstabilkan gula darah, serta menurunkan kolesterol.
Cara Konsumsi Chia Seed
Walaupun sehat, chia seed tetap perlu dikonsumsi dengan bijak. Berikut aturan aman yang perlu diperhatikan:
1. Takaran aman: sekitar 1–2 sendok makan per hari.
2. Selalu rendam terlebih dahulu. Biji chia bisa menyerap cairan hingga 10–12 kali lipat dari beratnya. Menelannya dalam keadaan kering dapat menimbulkan risiko tersedak atau gangguan pencernaan.
3. Perbanyak minum air putih. Karena chia menyerap banyak cairan, pastikan tubuh tetap terhidrasi agar tidak mengalami sembelit.
4. Konsultasikan ke dokter bagi yang memiliki alergi biji-bijian atau gangguan pencernaan sebelum rutin mengonsumsinya.
Resep Buat Chia Seed Pudding
Cara membuat chia seed ternyata juga gampang. Berikut resep praktis dan sehat yang bisa dicoba di rumah:
Bahan:
- 3 sdm chia seed
- 250 ml susu almond (atau susu sapi rendah lemak)
- 1 sdm madu
- Potongan buah segar (pisang, stroberi, atau mangga)
Cara Membuat:
1. Campurkan chia seed, susu, dan madu dalam wadah tertutup.
2. Aduk rata, lalu diamkan minimal 4 jam atau semalaman di kulkas.
3. Sajikan dingin dengan potongan buah di atasnya.