Belanja di Tanggal Kembar, Penjualan Skincare Meningkat Tajam
Sali Pawiatan
JAKARTA (ERAKINI) - Seiring pertumbuhan ekonomi digital Asia Tenggara yang diproyeksikan mencapai USD370 miliar pada 2030, Artificial Intelligence (AI) telah menjadi pilar utama dalam transformasi industri eCommerce.
Lazada yang menerapkan AI di Asia Tenggara, berkomitmen untuk memanfaatkan teknologi ini guna menciptakan ekosistem yang lebih cerdas, efisien, dan personal bagi seluruh penggunanya.
Riset Lazada dan Kantar (2024-2025) menunjukkan adopsi AI yang masif di Indonesia, di mana 88% konsumen telah membuat keputusan pembelian dengan bantuan AI dan 42% penjual online telah mengintegrasikan AI ke dalam operasional bisnis mereka.
AI Lazzie (Asisten Belanja Personal): Sebuah layanan asisten belanja berbasis GenAI yang mampu melayani konsumen setiap saat. AI Lazzie dapat memberikan rekomendasi produk, informasi promo, hingga akses ke voucher tersembunyi, memastikan konsumen tidak ketinggalan penawaran terbaik.
Hal ini terlihat pada saat Lazada 11.11 lalu. Diskon terbesar tersebut, dengan LazMall mencatat pertumbuhan lebih dari 23 kali lipat dibandingkan hari biasa. Lonjakan ini mengukuhkan posisi LazMall sebagai kanal belanja terpercaya serta menunjukkan bahwa semakin banyak konsumen yang memilih produk autentik dari penjual terverifikasi.
Festival belanja empat hari yang berlangsung pada 10–13 November 2025 juga mencatat peningkatan signifikan di hampir seluruh kategori gaya hidup. Hal ini menegaskan bahwa ajang belanja terbesar di Indonesia tersebut semakin menarik minat konsumen yang mencari nilai sekaligus kualitas terbaik.

















