Punya Asam Urat Tinggi? Ini Cara Mengatasinya agar Tidak Kambuh Lagi
Thomas Pulungan
JAKARTA, (ERAKINI) - Bagi Anda yang punya asam urat tinggi, patut waspada. Selain mengganggu aktivitas, asam urat tinggi dapat merusak ginjal dan bahkan meningkatkan risiko penyakit ginjal kronis.
Penyakit asam urat atau gout adalah kondisi yang dapat menyebabkan gejala nyeri yang tidak tertahankan, pembengkakan, dan rasa panas di persendian.
Meski semua sendi di tubuh bisa terkena asam urat, namun yang paling sering terserang adalah sendi jari tangan, lutut, pergelangan kaki, dan jari kaki.
Laki-laki lebih rawan terkena penyakit asam urat dibandingkan dengan perempuan, terutama saat usia di atas 30 tahun. Pada perempuan, penyakit ini biasanya berisiko timbul setelah menopause.
Seseorang yang terkena serangan asam urat biasanya merasakan perkembangan gejala yang cepat dalam beberapa jam pertama. Rasa sakit bisa berlangsung selama 3-10 hari. Pembengkakan tidak hanya terjadi di sendi, namun juga di daerah sekitar sendi disertai warna kulit yang memerah. Pada tahap ini, penderita tidak mampu bergerak secara leluasa.
Lalu bagaimana cara mengatasi penyakit asam urat? Mengutip laman kesehatan ciputrahospital, Rabu (17/1/2024), ada beberapa cara atau tindakan yang dapat dilakukan untuk mengatasi asam urat tinggi.
1. Mengonsumsi Obat-obatan Khusus Asam Urat
Ada beberapa obat yang biasa diresepkan oleh dokter untuk mengurangi gejala serangan asam urat, ermasuk obat anti-inflamasi nonsteroid (NSAID), seperti aspirin dan ibuprofen, colchicine, dan kortikosteroid.


















