Syarat Masuk dan Biaya Pendidikan SMA Terpadu Krida Nusantara Bandung
Thomas Pulungan
BANDUNG, (ERAKINI) - SMA Terpadu Krida Nusantara (SMAT-KN) termasuk salah sekolah berasrama penuh (boarding school) yang manjadi incaran banyak siswa.
Pada tahun ajaran 2022/2023, jumlah pendaftar online SMAT-KN mencapai 1.083 orang dan yang diterima 279 orang. Pada pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2024 yang telah dilaksanakan pada 13 Oktober 2023 – 13 Januari 2024, jumlah peserta mencapai 962 orang.
Mengutip laman resminya, kridanusantara, Senin (10/6/2024), Kampus Krida Nusantara berada kaki Gunung Manglayang, Desa Cipadung, Cibiru Bandung, Jawa Barat. SMAT-KN diresmikan 10 November 1996 oleh Wakil Presiden RI ke-6 Try Sutrisno.
Tanggal tersebut sengaja dipilih karena merupakan hari Pahlawan, dengan harapan para siswa yang menempuh pendidikan di SMAT-KN memiliki jiwa dan semangat yang sama seperti pahlawan bangsa.
Pada saat SMAT-KN berdiri konsep dasar awalnya adalah pada sejumlah landasan yuridis formal yakni Pancasila, UUD 1945, GBHN (Garis-garis Besar Haluan Negara) dan Undang-undang RI Nomor 2 tahun 1989. Namun seiring dengan perkembangan pemerintahan, kini SMAT KN berlandaskan pada UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Pada tahun 2007, SMAT KN ditetapkan sebagai sekolah yang masuk dalam program Rintisan SMA Bertaraf Internasional (RSBI) berdasarkan SK Direktur Pembinaan Sekolah Menengah Atas, Direktorat Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Departemen Pendidikan Nasional Nomor 546a/C-4/MN/2007.
Pada waktu itu SMA Terpadu Krida Nusantara menempati urutan ke 18 dari 99 sekolah di seluruh Indonesia yang memenuhi kriteria berdasarkan UU Nomor 20 tahun 2003 tentang RSBI dan SBI (sekolah Berataraf Internasional) dengan telah memiliki delapan standar nasional pendidikan yang memadai.

















