Para mahasiswa LSPR lagi mengajarkan kepada masyarakat tentang Media Sosial untuk promosi komunitas. Foto : dok LSPR
JAKARTA (ERAKINI) - Para mahasiswa Program Studi Broadcasting dan Digital Media Communication (BDMC) LSPR Institute of Communication and Business (LSPR Institute) sukses menyelenggarakan program pengabdian masyarakat dengan bertema "Teras: Tempat Rakyat Aktif Bersosial Media".
Program ini merupakan tugas akhir mata kuliah . Kegiatan ini dilaksanakan pada Minggu, (20/7) di RPTRA Kebon Sawo, Menteng Atas, Jakarta Selatan.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh berbagai pihak diantaranya perwakilan dari Tim Kelurahan Menteng Atas, Kepala Suku Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) Jakarta Selatan, serta Tim Penggerak PKK Kecamatan Setiabudi.
Kehadiran mereka menjadi dukungan nyata terhadap inisiatif yang mendorong keterlibatan warga dalam mengelola media sosial komunitas secara kreatif dan berdaya guna.
Program Teras dibuat untuk menjawab kebutuhan masyarakat terkait kemampuan dasar dalam memanfaatkan media digital secara efektif dan kreatif. Berfokus pada literasi media, citizen journalism, serta pengelolaan media sosial komunitas.
Kegiatan ini juga ditargetkan warga RW 13, khususnya para remaja dan pengelola RPTRA sebagai peserta aktif untuk membangun citra positif komunitas melalui media digital.
Lurah Menteng Atas Jakarta Hj. Yuyun Ayunah, SKM, M.Si menyampaikan “Saya mengucapkan terima kasih kepada tim TERAS yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. Kalian datang ke tempat yang tepat, memberikan edukasi yang sangat relevan kepada warga kami, khususnya para remaja dan Karang Taruna,’’ ujarnya saat membuka acara TERAS.
Dia berharap, semoga semangat literasi digital dan kreativitas warga bisa terus berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi lingkungan RW 13.
Sementara itu, Dr. Joe Harrianto selaku Ketua Prodi Ilmu Komunikasi mengatakan, “Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa LSPR tidak hanya berfokus pada pengajaran dan penelitian, tetapi juga berkomitmen dalam pengabdian kepada masyarakat.’’
Lalu, Program pelatihan tersebut terdiri dari dua sesi yakni Workshop Optimasi Profil dan Branding Media Sosial oleh Andreas Humala, M.Si yang membekali peserta mempelajari bahwa videografi bukan hanya soal merekam gambar, tapi juga tentang menyampaikan realitas sosial dengan cerita yang kuat.
Dilanjutkan, Workshop Optimasi Profil dan Branding Media Sosial yang dibawakan oleh Dr. Dendy Muris, S.Si., M.Si. Dengan membekali peserta dengan pemahaman bahwa media sosial bukan sekadar platform berbagi, tetapi jendela digital komunitas. Materi diawali dengan bagaimana akun Instagram RPTRA Kebon Sawo dapat digunakan untuk membangun semangat komunitas, memperkuat citra positif, serta meningkatkan keterlibatan warga.
Sementara itu, Bramedia Ridho Satria, M.I.Kom, selaku dosen pengampu mata kuliah Community Development, turut menyampaikan apresiasinya atas kerja keras mahasiswa dalam merancang dan mengimplementasikan program ini. “Saya sangat senang dan bangga melihat bagaimana mahasiswa mampu memberikan dampak nyata melalui kegiatan ini, khususnya bagi warga RPTRA Kebon Sawo. Workshop yang diberikan diharapkan tidak hanya menjadi pengalaman belajar sesaat, tetapi juga membawa manfaat jangka panjang bagi masyarakat,’’ jelasnya.