Hidangan lezat seperti semur daging dan rendang sebisa mungkin dihindari bagi pengidap asam urat. Foto: Ilustrasi
JAKARTA, (ERAKIN) - Momen Lebaran biasanya identik dengan suguhan makanan bersantan, seperti opor ayam dan rendang. Belum lagi dengan banyaknya pilihan kue dan minuman manis yang tersedia untuk menemani momen hangat berkumpul bersama sanak saudara.
Hidangan khas Hari Raya Idul Fitri memang sulit untuk ditolak. Namun, jangan sampai “lupa diri” dan makan secara berlebihan. Pasalnya, hal ini dapat memicu muncul atau kambuhnya beragam penyakit.
Salah satu penyakit yang wajib diwaspadai adalah asam urat. Makanan tinggi purin yang sering disantap saat Lebaran bisa menyebabkan kambuhnya asam urat, bahkan serangan gout yang berat.
Hidangan lezat seperti semur daging dan rendang sebisa mungkin dihindari bagi pengidap asam urat. Pasalnya, konsumsi daging yang berlebihan dapat memicu kambuhnya asam urat yang bisa menyebabkan nyeri mendadak, pembengkakan, dan radang sendi.
Meski harus menghindari daging, pengidap asam urat masih bisa menikmati berbagai makanan sehat lainnya. Berikut beberapa pilihan makanan yang rendah purin dan aman untuk dikonsumsi:
- Buah-buahan. Hampir semua buah baik untuk pengidap asam urat.
- Sayuran seperti kentang, terong, dan sayuran berdaun hijau gelap aman dikonsumsi.
- Biji-bijian utuh seperti gandum, beras merah, dan gandum.
- Susu dan produk turunannya, seperti keju, yogurt, dan kefir.
- Telur.
- Bumbu dan rempah-rempah.
- Minyak nabati, eperti minyak kanola, kelapa, zaitun, dan rami.
7 Makanan PantanganAsam Urat
1. Makanan laut seperti kerang, udang, kepiting, dan ikan sarden.
2. Jeroan binatang seperti hati, ginjal, dan otak.
3. Daging merah, seperti sapi, kambing, atau domba.
4. Produk daging olahan, seperti sosis, kornet, atau daging asap.
5. Makanan dan minuman manis, seperti soda dan jus buah tinggi kandungan fruktosa.
6. Kacang-kacangan dan lentil.
7. Minuman beralkohol seperti bir atau minuman berfermentasi lainnya
Tips Mencegah Kambuhnya Asam Urat
Selain mengatur pola makan, pengidap asam urat juga dapat melakukan beberapa langkah pencegahan lainnya untuk mengurangi risiko kambuhnya asam urat, baik saat Lebaran maupun hari-hari biasa.
1. Memenuhi kebutuhan cairan tubuh
Konsumsi air putih yang cukup (minimal 2 liter per hari) dapat membantu tubuh mengeluarkan kelebihan asam urat melalui urine, mengurangi risiko serangan asam urat.
2. Olahraga secara teratur
Berolahraga dapat membantu menurunkan berat badan, yang pada gilirannya dapat mengurangi risiko serangan asam urat. Namun, ketika asam urat sedang kambuh, sebaiknya hentikan aktivitas fisik dan istirahat dengan tenang.
3. Mengonsumsi Vitamin C
Vitamin C memiliki efek antioksidan dan dapat membantu menurunkan kadar asam urat dalam tubuh. Penelitian menunjukkan bahwa suplemen vitamin C dapat membantu ginjal mengeluarkan lebih banyak asam urat dalam urin. Meski demikian, penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk memverifikasi manfaatnya secara lebih menyeluruh.
Obat yang Efektif
Konsumsi obat dapat meredakan nyeri sendi akibat asam urat dan membantu kembali beraktivitas dengan normal.
Berikut beberapa rekomendasi obat jika asam urat sedang kambuh:
1. Zyloric 100 mg 3 Strip
Rekomendasi obatasam urat pertama yaitu Zyloric, dengan kandungan allopurinol 100 mg yang dapat membantu menghambat pembentukan asam urat dalam darah. Zyloric juga bermanfaat mencegah gout kronis dan mengobati batu ginjal.
Obatasam urat ini merupakan golongan obat keras yang konsumsinya memerlukan resep dokter. Dosis umum penggunaan obat Zyloric:
- Dewasa: dosis awal 100-300 mg/hari, dosis sedang 300-600 mg/hari, dosis berat 700-900 mg/hari.
- Anak di bawah 15 tahun: 10-20 mg/kgBB setiap hari, maksimal dosis 400 mg/hari.
2. Voltadex 50 mg Obatasam urat yang bagus berikutnya ada Voltadex yang mengandung natrium diklofenak. Ini merupakan obat antiinflamasi non steroid yang memiliki sifat analgesik, antiinflamasi, dan antipiretik untuk mengobati rematik yang disertai dengan inflamasi, sindroma nyeri, serangan gout akut, nyeri pasca bedah, dan artritis rematoid.
Penggunaan obatasam urat ini harus dengan resep dokter. Berikut ini dosis awal penggunaan obat Voltadex:
- Dewasa dan anak di atas 12 tahun: 50-75 mg, 2-3 kali sehari, maksimal 150 mg.
- Anak di bawah usia 12 tahun: 1-3 mg/kg BB, 2-3 kali per hari.
Obat ini tidak direkomendasikan untuk pengidap gagal jantung berat, serebrovaskular, perforasi atau pendarahan, ulserasi gastrointestinal, dan hipersensitivitas terhadap kandungan diklofenak atau NSAID. Hati-hati terhadap efek samping obat berupa edema, hipertensi, kelainan fungsi hati, hingga anemia aplastik.
3. Voltaren 50 mg 10 Tablet
Voltaren 50 mg 10 Tablet juga dapat membantu mengatasi masalah asam urat. Berikut dosis penggunaan obat Voltaren 50 mg:
- Dewasa dan anak di atas usia 12 tahun: 50-75 mg, 2-3 kali sehari sesudah makan, maksimal 150 mg per hari.
- Anak di bawah usia 12 tahun: 1-3 mg/kgBB, 2-3 kali per hari sesudah makan.
Kamu dapat menelan langsung obatasam urat ini tanpa menghancurkan atau mengunyahnya. Voltaren termasuk obat keras, pastikan sudah mendapatkan resep dari dokter sebelum mengonsumsinya.
Harga: Rp91.900 – Rp94.200 per strip.
4. Meloxicam 15 mg 3 Strip
Meloxicam tergolong obat inflamasi non steroid (OAINS) untuk meredakan gejala asam urat seperti nyeri otot, peradangan, dan pembengkakan pada sendi.
Obat ini memiliki kontraindikasi terhadap penyakit lain seperti hipersensitif, ginjal berat, penyakit tukak lambung, dan pendarahan saluran cerna. Selain itu, Meloxicam tidak dianjurkan untuk ibu hamil dan menyusui. Mengingat banyaknya kontraindikasi dari obatasam urat ini, maka diperlukan resep dokter untuk mengkonsumsinya.
Berikut dosis umum penggunaan obat Meloxicam:
- Dewasa (rheumatoid arthritis): 15 mg, 1 kali sehari, bisa diturunkan menjadi 7.5 mg, 1 kali per hari.
- Dewasa (osteoarthritis): 7.5 mg, 1 kali sehari, bisa ditingkatkan menjadi 15 mg, 1 kali per hari.
Harga: Rp14.500 – Rp24.000 per tiga strip.
5. Allopurinol 300 mg
Allopurinol berguna sebagai obat generik untuk menurunkan kadar asam urat dalam darah. Obatasam urat ini bekerja dengan cara menghambat enzim oksidase.
Allopurinol merupakan obat keras, pembelian dan penggunaan obat ini harus dengan resep dokter. Penggunaan obat ini tidak dianjurkan bagi mereka yang memiliki penyakit gout akut dan hipersensitif terhadap allopurinol.
Berikut ini dosis umum penggunaan Allopurinol:
- Dewasa dosis awal: 100-300 mg/hari.
- Dewasa kondisi sedang: 300-600 mg/hari.
- Dewasa kondisi berat: 700-900 mg/hari.
Harga: Rp8.900 per strip.
6. Cataflam 25 mg
Pilihan obatasam urat di kaki paling ampuh lainnya yang bisa digunakan adalah Cataflam. Obat ini mengandung kalium diklofenak 25 mg yang berguna sebagai antiinflamasi dan antinyeri, sehingga cukup efektif untuk mengatasi nyeri sendi akibat asam urat.
Cataflam juga termasuk obat golongan keras, sehingga butuh resep dokter untuk membeli dan menggunakannya. Dosis umum penggunaan Cataflam 25 mg 10 Tablet:
- Dewasa dan anak di atas 14 tahun: 25 mg – 50 mg untuk 2-3 kali sehari.
Harga: Rp43.900 – Rp45.000 per strip.
7. Alluric 100 mg 10 Tablet
Alluric 100 mg 10 Tablet juga dapay mengatasi nyeri sendi akibat asam urat. Dengan kandungan zat aktif allopurinol, obat ini bermanfaat menghambat pembentukan asam urat, mencegah serangan gout kronis, mengobati hyperuricemia akut berat, mengobati batu ginjal, dan kalsium oksalat (nefrolitiasis asam urat).
Obat ini dapat dibeli tanpa resep dokter sebanyak 1 strip. Pembelian melebihi batas, wajib menggunakan resep dokter karena termasuk obat keras. Berikut dosis umum penggunaan obatasam urat Alluric 100 mg 10 Tablet:
- Dewasa dosis awal: 100-300 mg/hari, diminum sesudah makan.
- Dewasa kondisi sedang: 300-600 mg/hari.
- Dewasa kondisi berat: 700-900 mg/hari.
Harga: Rp27.000 per strip.
8. Frigout 0.5 mg
Rekomendasi obatasam urat yang terakhir adalah Frigout 0.5 mg 10 Tablet. Tiap tablet obat ini mengandung colchicine 0.5 mg yang membantu mencegah dan mengatasi serangan gout atau asam urat.
Penggunaan obat ini disarankan ketika gejala asam urat muncul mendadak dan menyebabkan rasa sakit yang intens. Contohnya, saat gejala muncul dan menyerang sendi jari kaki, lutut, atau pergelangan tangan.
Frigout 0.5 mg 10 Tablet merupakan obat golongan merah atau obat keras yang penggunaannya memerlukan resep dokter. Dosis penggunaan Frigout 0.5 mg 10 Tablet:
- Artritis gout akut awal: 0.5-1.2 mg, diikuti dengan 0.5 mg tiap 2 jam sampai nyeri mereda atau timbul mual, muntah, dan diare. Obat ini bisa dikonsumsi sesudah makan, dengan dosis rata-rata yatu 4-8 mg.