Ilustrasi sayuran dan asam urat. (Foto: Pixabay.com)
JAKARTA, (ERAKINI) – Asam urat adalah salah satu jenis penyakit radang sendi yang terjadi akibat tingginya kadar asam urat di dalam darah.
Kadar asam urat yang tinggi dapat mengkristal dan menumpuk di sendi, sehingga membuat sendi terasa nyeri, bengkak, dan tampak kemerahan jika dilihat dari luar.
Caramenyembuhkanasam urattanpa obat bisa dilakukan dengan mengonsumsi berbagai buah atau tanaman herbal. Beberapa makanan atau tanaman herbal tersebut memiliki kandungan yang bisa mengurangi kadar asam urat dalam darah.
1. Meminum Air Rebusan Daun Salam Caramenyembuhkanasam urattanpa obat salah satunya bisa dengan meminum air rebusan daun salam. Dalam daun salam terkandung zat antioksidan di dalamnya, yaitu flavonoid dan etanol yang dapat mengurangi kadar asam urat di dalam darah.
Caranya, ambil 2-3 lembar daun salam yang segar, dibersihkan kemudian direbus dengan air mendidih. Air rebusan daun salam bisa diminum saat suhunya tidak lagi panas. Agar manfaatnya untuk mengurangi kadar asam urat di dalam darah optimal, daun salam bisa diminum sebanyak 3 kali sehari.
Daun jelatang biasanya dikenal sebagai daun yang bisa membuat gatal jika menyentuh kulit. Namun, di balik efek sampingnya tersebut, daun jelatang dikenal sebagai obat alami untuk mengatasi asam urat.
Daun jelatang memiliki sifat antiradang yang dapat menurunkan kadar asam urat di dalam darah sehingga mencegah terjadinya serangan asam urat. Daun jelatang bisa diolah menjadi teh herbal. Caranya seperti daun salam tadi.
Caramenyembuhkanasam urattanpa obat yaitu bisa dengan memenuhi kebutuhan tubuh magnesium sebanyak 340–360 miligram per hari . Magnesium sendiri merupakan salah satu mineral yang dibutuhkan oleh tubuh.
Pemenuhan kebutuhan tubuh akan magnesium dengan mengonsumsi makanan tinggi magnesium, seperti bayam, daun kale, alpukat, pisang, salmon, tuna, biji-bijian, dan kacang-kacangan. Selain itu, bisa juga mengonsumsi suplemen magnesium sesuai saran dokter, jika memang diperlukan.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa asupan magnesium dalam tubuh yang tercukupi akan mempengaruhi penurunan kadar asam urat. Dengan begitu, risiko terjadinya serangan asam urat pun dapat dikurangi.
Dalam buah ceri terkandung senyawa antosianin yang dapat menurunkan kadar asam urat serta meredakan nyeri akibat peradangan, termasuk peradangan di sendi. Oleh karena itu, mengonsumsi buah ceri secara rutin dapat mencegah terjadinya serangan asam urat.
Sebuah penelitian menyebutkan bahwa buah ceri yang berwarna gelap dan memiliki rasa yang asam adalah jenis buah ceri terbaik untuk menyembuhkanasam urat.
5. Mengonsumsi Apel
Dalam buah apel terkandung zat asam malat yang dapat menurunkan kadar asam urat di dalam darah. Dengan mengonsumsi buah apel, bisa menghindari serangan asam urat yang bisa membuat sendi terasa nyeri.
Untuk mengendalikan asam urat, disarankan untuk mengonsumsi cukup1 buah apel setiap harinya. Pasalnya, apel mengandung fruktosa yang justru dapat memicu terjadinya serangan asam urat bila dikonsumsi secara berlebihan.
6. Mengonsumsi Biji Seledri
Mengonsumsi biji seledri, mungkin masih terdengar asing. Sebab, kebanyakan oerang mengonsumsi seledri yaitu pada bagian batang atau daunnya.
Perlu diketahui bahwa biji seledri bisa menjadi salah satu bahan yang bisa menyembuhkanasam urat.
Dalam biji seledri terkandung senyawa luteolin dan beta selinene yang bersifat antiradang. Kedua senyawa tersebut efektif untuk menurunkan kadar asam urat serta mengurangi peradangan di sendi akibat kadar asam urat yang tinggi.
Biji seledri bisa digunakan sebagai bumbu tambahan dalam makanan atau merebus dan meminum air rebusannya sebagai teh herbal.
7. Menghindari Konsumsi Seafood dan DagingMerah
Seafood dan daging merah beserta jeroannya terkandung kadar purin yang tinggi. Membatasi atau berhenti mengonsumsi makanan dengan kadar purin yang tinggi, bisa menjadi salah satu caramenyembuhkanasam urattanpa obat. Purin dapat memicu asam urat mengkristal.
Dianjurkan pula untuk minum air putih setidaknya 2 liter atau 8 gelas per hari. Minum banyak air putih membantu membuang asam urat yang berlebih di dalam tubuh.
Apabila serangan asam urat tidak kunjung menghilang atau justru bertambah parah, segera periksakan ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang sesuai dengan kondisi.