Dukung Sensus Ekonomi 2026, BPJPH Kerahkan 124 Ribu Pendamping PPH
Thomas Pulungan
JAKARTA, (ERAKINI) — Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) mengerahkan 124 ribu pendamping proses produk halal (PPH) guna mendukung Sensus Ekonomi 2026. Hal ini sebagai bagian dari upaya memperkuat basis data nasional yang akurat, mutakhir, dan terintegrasi.
Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan mengatakan bahwa pengelolaan data yang terintegrasi menjadi kunci dalam merumuskan kebijakan yang tepat sasaran, termasuk dalam mendukung implementasi kewajiban sertifikasi halal yang semakin luas.
“Kita turut serta dalam menyukseskan Sensus Ekonomi 2026. Kami juga terus bersinergi dengan BPS, termasuk saling mengupdate, saling bertukar, dan memperbaharui data, agar kebijakan yang dihasilkan semakin akurat dan berdampak bagi pengembangan ekosistem halal.” ujar Ahmad Haikal Hasan saat menerima kunjungan kerja Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti, Senin (20/4/2026).
Kepala BPJPH yang akrab disapa Babe Haikal menilai momentum sensus merupakan peluang strategis untuk memperkuat pemetaan pelaku usaha halal di Indonesia. Sebagai bagian dari dukungan konkret, BPJPH akan mengerahkan sekitar 124 ribu pendamping PPH untuk berperan membantu proses pemutakhiran data di lapangan.
“Ini adalah upaya bersama untuk mencari peluang terbaik bagi kemajuan ekonomi negara,” tegasnya.

















