Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah, merupakan salah satu dari lima Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) yang tercatat sebagai Candi Buddha terbesar di dunia. Foto: Dok Antara
Berdasarkan kalender resmi pemerintah dan surat keputusan bersama (SKB) tiga menteri terkait libur nasional dan cuti bersama tahun 2025, terdapat dua long weekend pada Mei ini, yakni dalam rangka Hari Raya Waisak dan Kenaikan Yesus Kristus.
Libur Nasional Hari Raya Waisak jatuh pada Senin, 12 Mei 2025. Lalu dilanjutkan dengan cuti bersama pada Selasa, 13 Mei 2025. Dengan demikian, akhir pekan ini terdapat total empat hari libur, yakni setelah dimulai Sabtu dan Minggu ini.
Long weekend kedua, yakni libur dalam rangka memperingati Kenaikan Yesus Kristus. Kenaikan Yesus Kristus jatuh pada Kamis, 29 Mei 2025. Kemudian diikuti cuti bersama pada Jumat, 30 Mei 2025. Jadi, akhir bulan ini terdapat total empat hari libur, ditambah Sabtu 30 Mei 2025 dan Minggu 1 Juni 2025.
Pada momen long weekend ini tidak ada salahnya liburan sembari mengenal berbagai destinasi wisata yang berhubungan dengan ajaran agama Buddha.
Di Indonesia terdapat banyak destinasi wisata bagi umat Buddha yang juga dapat dinikmati keindahannya oleh masyarakat luas. Termasuk dalam merayakan Hari Raya Waisak yang menjadi daya tarik tersendiri bagi beberapa destinasi wisata di Indonesia.
Lantas, di mana saja tempat terbaik untuk merayakan libur long weekendHari Raya Waisak? Berikut rekomendasi tempat wisata yang ikonik dan sakral berkaitan dengan ajaran agama Buddha di Indonesia, dirangkum Erakini, Minggu (11/5/2025):
1. Candi Borobudur
Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah, merupakan salah satu dari lima Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) yang tercatat sebagai Candi Buddha terbesar di dunia. Setiap tahunnya Candi Borobudur menjadi pusat perayaan Hari Raya Waisak Nasional, begitupun pada perayaan Waisak Nasional tahun ini.
2. Candi Mendut
Selain Candi Borobudur, Candi Mendut menjadi salah satu candi yang menjadi pusat rangkaian perayaan Hari Raya Waisak Nasional. Lokasinya tidak jauh dari Candi Borobudur, tepatnya di Jalan Mayor Kusen Kota Mungkid, Kabupaten Magelang sekitar 4,5 km dari Candi Borobudur.
3. Maha Vihara Mojopahit
Salah satu destinasi wisata unik dan menarik untuk merayakan Hari Raya Waisak adalah Maha Vihara Mojopahit. Vihara yang berada di Desa Bejijong, Kecamatan Trowulan, Mojokerto, Jawa Timur ini memiliki “Patung Buddha Tidur” terbesar ketiga di Asia Tenggara, dengan panjang 22 meter, lebar 6 meter, dan tinggi 4,5 meter.
4. Klenteng Kwan Sing Bio
Berlokasi di Jalan Martadinata, Karangsari, Tuban, Jawa Timur, Klenteng Kwan Sing Bio menjadi salah satu destinasi yang layak dikunjungi saat libur Hari Raya Waisak. Pasalnya, klenteng ini masuk dalam klenteng terbesar se-Asia Tenggara, dengan luas area 4-5 hektare.
5. Vihara Ksitigarbha Bodhisattva
Melipir ke Kepulauan Riau (Kepri) terdapat salah satu destinasi wisata yang menarik dikunjungi saat libur Hari Raya Waisak, yakni Vihara Ksitigarbha Bodhisattva atau lebih dikenal dengan Vihara Seribu Patung.
Patung-patung tersebut menjadi daya tarik utama dari vihara yang terletak di Jalan Asia Afrika KM 14, Tanjung Pinang ini. Secara total jumlah patung di Vihara Ksitigarbha Bodhisattva mencapai 580 patung, namun masyarakat kerap menyebutnya “Vihara Seribu Patung”.
6. Candi Muaro Jambi
Pulau Sumatera juga terdapat candi yang menarik untuk dikunjungi dalam merayakan Waisak, yakni Candi Muaro Jambi. Candi ini merupakan perpaduan antara Hindu dan Buddha.
Berdasarkan catat sejarah, fungsi dari Candi Muaro Jambi adalah sebagai tempat peribadatan dan belajar agama Buddha, hal ini diperkuat dengan corak buddhisme dan penemuan tulisan aksara Jawa Kuno pada bangunan candi.
7. Pulau Kemaro
Di Palembang juga terdapat destinasi menarik untuk merayakan Waisak, yakni di Pulau Kemaro. Berjarak sekitar 6 km dari Jembatan Ampera, di Pulau Kemaro terdapat klenteng Hok Tjing Rio dan Pagoda sembilan lantai di tengah-tengah pulau.
Di pulau ini juga terdapat makam Tan Bun An (Pangeran) dan Siti Fatimah (Putri) yang berdampingan. Kisah cinta mereka telah menjadi legenda terbentuknya pulau tersebut.