Taman Watu Kandang di Trenggalek menjadi lokasi syuting film Sinden Gaib (2024). Foto: Ist
JAKARTA, (ERAKINI) - Buat kamu yang ingin berwisata di akhir pekan ini, mungkin bisa mencoba sesuatu yang lebih menantang. Jika ingin uji nyali, bisa mencoba tempat wisata yang pernah menjadi lokasi syutingfilm horor.
Film horor Indonesia terus berkembang pesat seiring meningkatnya minat penonton terhadap genre pemacu adrenalin ini. Bukan hanya alur cerita dan efek kejutnya yang bikin deg-degan, juga kerap memancing rasa penasaran para penontonnya.
Beberapa tempat di Indonesia yang digunakan sebagai lokasi syutingfilm horor kini bahkan berubah menjadi destinasi wisata populer. Buat kamu yang suka tantangan dan ingin merasakan sensasi berada di tempat-tempat menyeramkan yang pernah tampil di layar lebar, berikut lima tempat wisata yang pernah jadi lokasi syutingfilm horor:
Film Pengabdi Setan (2017) karya Joko Anwar menjadi salah satu film horor paling fenomenal di Indonesia. Seiring kesuksesan filmnya, rumah yang digunakan untuk lokasi syuting pun ramai dikunjungi wisatawan yang penasaran ingin melihat langsung suasananya.
Rumah tersebut berada di kawasan PTPN VIII, Kampung Kertamanah, Pangalengan, Bandung, Jawa Barat. Ada dua rumah yang digunakan dalam proses syuting. Satu di antaranya masih ditempati warga dan hanya boleh difoto dari luar, sementara rumah satunya dibiarkan kosong dan terbuka untuk umum.
Di halaman rumah, terdapat poster besar bertuliskan Pengabdi Setan lengkap dengan sosok “ibu” yang ikonik di film tersebut. Untuk masuk, pengunjung dikenai tiket sekitar Rp10.000.
Hutan Pinus Mangunan menjadi salah satu lokasi syuting film KKN di Desa Penari (2022). Meski terkenal lewat film horor, suasana aslinya jauh dari kesan angker. Justru, Hutan Pinus Mangunan dikenal sebagai destinasi romantis dengan panorama hijau yang sejuk dan suasana seperti di luar negeri.
Selain jadi lokasi wisata favorit, tempat ini juga kerap menjadi venue konser musisi ternama, termasuk Tulus. Namun, lewat film KKN di Desa Penari, hutan ini seolah menghadirkan aura magis yang berbeda dan membuat pengunjung ingin merasakan langsung suasananya.
Waduk Sermo yang indah ternyata menyimpan banyak cerita mistis. Tak heran, lokasi ini dipilih sebagai tempat syuting film Jailangkung: Sandekala (2022) garapan Kimo Stamboel, dibintangi oleh Titi Kamal, Muzakki Ramdhan, dan Dwi Sasono.
Film tersebut mengangkat kepercayaan masyarakat tentang larangan keluar rumah saat waktu maghrib. Di sinilah, keluarga dalam film mengalami kejadian menyeramkan di tepi danau, yang tak lain adalah Waduk Sermo.
Meski terkenal karena kisah horornya, Waduk Sermo tetap menjadi tempat wisata favorit untuk camping, menikmati sunset, atau sekadar bersantai di tepi air yang tenang.
Karacak Valley dikenal sebagai destinasi wisata alam yang indah di Garut, namun tempat ini juga pernah dijadikan lokasi syuting film Rasuk (2018). Meski di film tampak menyeramkan, suasana aslinya justru memukau dengan hamparan hutan pinus dan udara segar khas pegunungan.
Tempat ini kerap menjadi spot berkemah dan trekking favorit para wisatawan. Dalam film Rasuk, Karacak Valley digambarkan sebagai hutan yang harus dilalui oleh tokoh Langgir Janaka (Shandy Aulia) dan kawan-kawannya sebelum mencapai vila di tengah hutan. Akses menuju Karacak Valley cukup mudah, bisa ditempuh dengan kendaraan pribadi atau menggunakan angkot dan ojek motor dari pusat kota Garut.
Taman Watu Kandang di Trenggalek menjadi lokasi syuting film Sinden Gaib (2024), yang konon diangkat dari kisah nyata di Desa Pandean, Kecamatan Dongko. Menariknya, lokasi syuting film ini juga diambil langsung di desa tempat cerita aslinya berkembang.
Meski dikenal lewat kisah mistisnya, Taman Watu Kandang sebenarnya menawarkan banyak aktivitas wisata seru. Pengunjung bisa mencoba river tubing, menjelajahi alam sekitar, hingga menikmati keindahan desa yang masih asri. Setelah puas berpetualang, dijamin rasa penat langsung hilang.